kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Demokrat: Anas seharusnya jadi Capres di 2019


Kamis, 05 Desember 2013 / 14:42 WIB
ILUSTRASI. Karyawan melintas di bawah monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (19/12). Toba Surimi Industries (CRAB) Tawarkan Harga IPO Rp 100-Rp 150 Per Saham. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/nz/17.


Reporter: Ferry Hidayat | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Max Sopacua memprediksi Anas Urbaningrum memiliki potensi besar untuk dapat tampil bersinar di pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

"Anas itu politisi, bahasa politiknya tinggi, dia politisi yang paling canggih di republik ini," puji Max di gedung DPR (5/12).

Max menilai tidak menutup kemungkinan bagi Anas dapat tampil sebagai calon Presiden dari Partai Demokrat, andai saja Anas tidak terlibat sejumlah kasus.

"Dia calon Presiden kalau tidak terjadi sesuatu dari Partai Demokrat pada waktu itu. Sebagai tokoh muda punya potensi untuk mencapres, tetapi terlalu cepat, sehingga tersandung. Potensi pada 2019 itu bisa Capres kok, kalau semua berjalan aman dan lancar, tapi nyatanya lain," pungkasnya.

Hal tersebut dikatakan Max menanggapi gaya bahasa politik Anas yang baginya punya gaya tersendiri. Oleh karenanya anggota Komisi I DPR itu tidak heran bila Anas bisa menyatakan pendapat politik di sekitar Partai Demokrat, termasuk usulannya agar Susilo Bambang Yudhoyono tampil lagi di Pilpres 2014 sebagai wakil Presiden.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×