kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Deflasi Agustus karena tarif angkutan turun


Kamis, 01 September 2016 / 15:16 WIB
Deflasi Agustus karena tarif angkutan turun


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Badan Pusat Statistik (BPS) mencaatat, penurunan tarif angkutan menjadi faktor utama yang menyebabkan deflasi pada bulan Agustus 2016. Pada Agustus, perubahan harga yang dihitung dalam Indeks Harga Konsumen (IHK) tercatat sebesar 0,02%.

Menurut Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Sasmito Hadi Wibowo, deflasi terjadi didorong oleh penurunan tarif angkutan. Memang, tarif untuk berbagai jenis angkutan terjadi penurunan, seperti angkutan dalam kota dan tarif angkutan udara.

Untuk tarif angkutan dalam kota terjadi penurunan sebesar 11,88%, sementara angkutan udara turun 5,28%. "Ini karena faktor musiman," kata Sasmito, Kamis (1/9) di Jakarta.

Sebab, untuk tarif angkutan memang selalu turun ketika musim mudik Lebaran selesai. Ketika musim mudik, permintaan atas jasa transportasi selalu meningkat, setelah itu akan berkurang.

Selain itu, komponen yang menyebabkan deflasi diantaranya adalah turunnya harga daging ayam ras, wortel, tomat sayur, jeruk, dan bawang merah. Sementara, beberapa komoditas yang menghambat deflasi antara lain; kenaikan tarif listrik pasca bayar, cabai merah, uanghingga harga cabai rawit.

Sementara itu, jika dilihat dari kelompok jenis pengeluaran bahan makanan mengalami deflasi sebesar 0,68%, makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau terjadi inflasi 0,41%. Sementara itu kelompok pengeluaran perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar terjadi inflasi 0,41%.

Kelompok pengeluaran sandang juga terjadi inflasi 0,4%, kelompok pengeluaran untuk kesehatan terjadi inflasi 0,39%, kelompok pengeluaran untuk pendidikan, rekreasi, dan olahraga terjadi inflasi 1,18% dan kelompok pengeluaran untuk transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan terjadi deflasi 1,02%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×