Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
KONTAN.CO.ID - Pemerintah akan terus memperbaharui data peserta BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) secara berkala.
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar mengatakan, Badan Pusat Statistik (BPS) akan memperbarui Data Terpadu Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) setiap 3 bulan sekali.
Lalu, kata Muhaimin, data warga peserta BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) juga akan diperbarui dengan frekuensi lebih cepat, yakni sebulan sekali agar tepat sasaran.
"Jadi pemutakhiran DTSEN setiap 3 bulan oleh BPS. Kemudian penerima PBI, pemutakhiran setiap 1 bulan. Agar PBI tepat sasaran," ujar Muhaimin dalam jumpa pers di kantor Kemenko PM, Jakarta, Senin (16/2/2026).
Cak Imin, sapaan akrabnya, memastikan, hasil pemutakhiran tersebut akan disampaikan kepada pihak-pihak terkait, terutama BPJS Kesehatan, agar tidak terjadi kesalahpahaman.
Ia melanjutkan, masyarakat juga berhak memberi sanggahan jika namanya dicoret dari penerima bantuan berdasarkan hasil pemutakhiran data.
Baca Juga: Selasa (17/2) Sidang Isbat, Kemenag Umumkan Awal Ramadhan Malam Ini
Cak Imin membeberkan, ada 3 jalur reaktivasi bagi warga yang mau menyanggah keputusan pemerintah itu.
"Jalur yang pertama Cek Bansos, jalur yang kedua Call Center, jalur yang ketiga ada nomor WA. Ini menjadi saluran sanggah bagi para peserta yang sebetulnya berhak, tetapi dicoret karena sudah dianggap mampu," tutur dia.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menambahkan, data bantuan PBI yang dimutakhirkan itu akan langsung diteruskan ke Kementerian Kesehatan, untuk kemudian ditindaklanjuti BPJS Kesehatan.
Lalu, BPJS Kesehatan bekerja sama dengan fasilitas kesehatan (faskes) untuk melayani para peserta PBI.
"Nah, untuk supaya data kita lebih akurat sesuai arahan Pak Menko, kita akan terus perkuat mekanisme-mekanismenya. Maka itu kami mengundang masyarakat luas untuk ikut berpartisipasi. Dan yang kedua, kita minta, seperti disinggung Pak Menko tadi, peran pemerintah daerah," kata Saifullah.
Tonton: Presiden Prabowo Siapkan Kredit Ringan Nelayan Lewat Koperasi Merah Putih
Gus Ipul, sapaan akrbanya, memastikan bahwa setiap warga punya kesempatan untuk memperbaiki data melalui saluran yang sudah ditetapkan pemerintah.
Artikel ini sudah tayang sebelumnya di Kompas.com berjudul "Data Peserta PJS PBI Diperbarui Tiap Bulan, Warga Bisa Menyanggah"
Selanjutnya: Harga Minyak Naik 1% Menjelang Pembicaraan Nuklir AS-Iran
Menarik Dibaca: Cek Jadwal Imsakiyah Ramadan 2026 Kabupaten Bandung, Jangan Keliru
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Excel for Business Reporting](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_28012616011400.jpg)