kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Darmin Nasution bertemu Jack Ma di Beijing


Rabu, 23 Agustus 2017 / 21:42 WIB


Sumber: Antara | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution bertemu miliarder Jack Ma di sela-sela pertemuan tertutup dengan State Councilor Yang Jiechi di Beijing, Selasa (22/8).

Saat bertemu pendiri sekaligus Chairman Eksekutif Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di China tersebut, Menko Perekonomian didampingi Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara beserta sejumlah delegasi dari Indonesia.

"Kehadiran Menkominfo diharapkan dapat mendorong langkah-langkah baru kerja sama di bidang e-commerce," kata Duta Besar RI untuk China, Soegeng Rahardjo di Beijing.

Pertemuan tingkat menko yang digelar di Diaoyutai State Guesthouse, Beijing tersebut digelar secara tertutup.

Kedua delegasi dari berbagai institusi dan lembaga pemerintahan membahas perkembangan kerja sama ekonomi di berbagai sektor.

Pertemuan itu untuk menindaklanjuti pertemuan antara Presiden Joko Widodo dan Presiden Xi Jinping di sela-sela Forum Kerja Sama Internasional "Belt and Road" di Beijing pada 14 Mei 2017.

Delegasi kedua negara juga mengidentifikasi peluang peningkatan kerja sama di bidang perdagangan, keuangan, investasi, industri, energi, infrastruktur, pertanian, perikanan, dan perdagangan digital serta upaya mengatasi hambatan-hambatan yang berkembang.

Selain menyepakati berbagai dokumen kerja sama, kedua pihak juga menandatangani nota kesepahaman kerja sama pendanaan proyek infrastruktur yang mencakup pemanfaatan hibah dari pemerintah China untuk peningkatan kapasitas teknisi dan SDM.

Hibah tersebut juga untuk membiayai studi kelayakan berbagai proyek pembangunan infrastruktur di Sumatra Utara, Kalimantan Utara, dan Sulawesi Utara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Berita Terkait



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×