kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.023.000   -45.000   -1,47%
  • USD/IDR 16.823   -17,00   -0,10%
  • IDX 8.322   41,40   0,50%
  • KOMPAS100 1.169   5,71   0,49%
  • LQ45 843   5,44   0,65%
  • ISSI 297   2,30   0,78%
  • IDX30 446   4,50   1,02%
  • IDXHIDIV20 535   5,84   1,10%
  • IDX80 130   0,54   0,41%
  • IDXV30 146   2,84   1,99%
  • IDXQ30 144   1,31   0,92%

Danantara Wajibkan Seluruh Perbaikan Kereta Api Lewat PT INKA


Rabu, 04 Februari 2026 / 15:58 WIB
Danantara Wajibkan Seluruh Perbaikan Kereta Api Lewat PT INKA
ILUSTRASI. Gerbong Kereta Ekonomi Premium Produksi INKA (Dok/INKA) Danantara memperkuat posisi Industri Kereta Api (PT INKA) sebagai basis manufaktur dan pemeliharaan perkeretaapian nasional.


Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) memperkuat posisi PT Industri Kereta Api (PT INKA) sebagai basis manufaktur dan pemeliharaan perkeretaapian nasional. Pemerintah bakal mewajibkan seluruh perbaikan industri kereta api dilakukan melalui PT INKA.

Chief Operating Officer Danantara Indonesia, Dony Oskaria, menyatakan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya pengembangan kapasitas manufaktur PT INKA. Saat ini, perusahaan telah memiliki fasilitas produksi di Madiun dan Banyuwangi, serta berencana menambah satu fasilitas lagi di Banyuwangi.

"Ini kami juga mewajibkan bahwa seluruh perbaikan daripada industri kereta api kita ke depan, itu akan diwajibkan dilakukan di PT. INKA, termasuk juga manufakturnya," ujarnya dalam rapat bersama Komisi VI DPR, Jakarta, Rabu (4/2/2026).

Baca Juga: Penerimaan Kepabeanan dan Cukai Anjlok 14% di Januari 2026

Langkah ini sejalan dengan peta jalan (roadmap) transportasi pemerintah yang menitikberatkan pada transportasi massal berbasis kereta api. 

Dony bilang, pemerintah tengah menggeber elektrifikasi jalur Jakarta-Cikampek, Jakarta-Rangkas, dan Jakarta-Sukabumi, serta elektrifikasi di lima kota besar lainnya di Indonesia.

Seiring dengan ekspansi tersebut, Danantara membidik kemandirian suplai bahan baku berupa baja lokal untuk mendukung industri strategis tersebut. Dony berharap kebutuhan baja nasional tidak lagi didominasi oleh produk impor.

"Dengan kita mengembangkan kapasitas baja kita, pabrik baja kita, ke depan di sisi upstream yang kita akan lakukan groundbreaking di bulan depan, kurang lebih dengan kapasitas produksi 3 juta per tahun," jelasnya.

Lebih lanjut, Dony menekankan, pentingnya keberpihakan pemerintah untuk melindungi industri domestik yang sedang dikembangkan. Menurutnya, proteksi dan dukungan kebijakan sangat diperlukan agar industri strategis ini mampu bersaing ke depan.

"Kami berharap ada keberpihakan kita untuk memajukan industri-industri baja kita yang ke depannya tentu dapat menjadi suplai bagi industri-industri turunannya," pungkasnya.

Baca Juga: Kebijakan Danantara: Pelni hingga Pertamina Wajib Order Kapal ke PT PAL!

Selanjutnya: Pertumbuhan Pemesanan Hotel di Indonesia oleh Wisatawan Lokal Tertinggi Ke-2 di Dunia

Menarik Dibaca: Pertumbuhan Pemesanan Hotel di Indonesia oleh Wisatawan Lokal Tertinggi Ke-2 di Dunia

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×