Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara meluncurkan enam proyek di sektor pengolahan sumber daya alam. Nilai untuk enam proyek tersebut mencapai US$ 7 miliar.
CEO Danantara Rosan Roeslani mengatakan, enam proyek itu termasuk proyek kilang ramah lingkungan yang dikelola pemerintah.
Sementara itu, proyek lainnya meliputi pembangunan pabrik peleburan alumina dan aluminium, pabrik etanol, pabrik bahan bakar penerbangan campuran minyak sawit, dan fasilitas unggas terpadu.
Baca Juga: Media Asing Sorot Pemanggilan Komedian Pandji Terkait Materi Stand-up di Netflix
Proyek-proyek tersebut termasuk di antara 18 proyek prioritas pemerintah di sektor pengolahan sumber daya alam yang akan diluncurkan tahun ini dengan total investasi sebesar Rp 618 triliun atau setara US$ 36,65 miliar.
"Presiden menekankan percepatan proyek-proyek hilir yang berdampak langsung pada masyarakat," kata Roeslani saat peluncuran seperti dikutip dari Reuters, Jumat (6/2/2026).
Pabrik penyulingan Pertamina, yang terletak di Cilacap, Provinsi Jawa Tengah, mengolah minyak goreng bekas menjadi bahan bakar penerbangan dan telah menghasilkan 3.000 barel per hari, kata Direktur Pertamina Emma Sri Martini.
Diharapkan kapasitas produksinya akan ditingkatkan menjadi 6.000 barel per hari, tambah Martini.
Pabrik peleburan alumina dan aluminium terletak di Provinsi Kalimantan Barat.
Selanjutnya: Media Asing Sorot Pemanggilan Komedian Pandji Terkait Materi Stand-up di Netflix
Menarik Dibaca: Sambil Salurkan Bantuan, Enervon Nusantara Run 2026 Digelar Minggu (8/2) di TMII
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













