kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Dalami kasus PLTU Riau-1, KPK periksa Dirjen Minerba dan Dirut Pertamina


Senin, 17 September 2018 / 22:20 WIB
Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati usai pemeriksaan KPK


Reporter: | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil dua orang saksi terkait kasus suap proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU ) Riau-1, Senin (17/8).

Dua orang saksi tersebut adalah Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM Bambang Gatot Ariyono dan Direktur Utama PT Pertamina Nicke Widyawati sebagai mantan Direktur Perencanaan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Juru Bicara KPK Febri Diansyah menyatakan pemeriksaan terhadap Bambang Gatot Ariyono dilakukan untuk mengetahui apa saja yang dilakukan tersangka kasus ini yakni Eni Maulani Saragih (EMS) ketika mengurus proyek PLTU Riau ini di Kementerian ESDM. “KPK perlu mengetahui apa-apa yang diketahui oleh saksi ini.” Ujar Febri

Sementara pemeriksaan Nicke merupakan penjadwalan ulang setelah ia mangkir pada 3 september dan 13 September 2018 lalu.

Febri mengatakan, pemeriksaan Nicke tersebut terkait dengan Idrus Marham, bekas Sekjen Partai Golkar dan mantan Menteri Sosial yang juga menjadi tersangka kasus PLTU Riau-1 ini

Nicke diperiksa KPK tentang proses perencanaan perencanaan proyek PLTU Riau 1. Kemudian juga untuk mengklarifikasi pertemuan antara Nicke dengan Idrus Marham terkait proses perencanaan PLTU Riau-1 tersebut. “Adanya dugaan pertemuan saksi dengan Idrus Marham sebelumnya pada proses perencanaan PLTU Riau-1,” ungkap Febri

KPK juga akan memeriksa beberapa direktur PLN untuk mengidentifikasi proses sebelum penandatanganan proyek tersebut. Febri mengatakan, KPK akan mendalami  bagaimana proses internal yang terjadi di PLN.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×