kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Cerita Susi mengejar kapal maling ikan buruannya


Kamis, 26 Februari 2015 / 15:29 WIB
ILUSTRASI. Google Indonesia bekerja sama dengan Access Partnership, membuat sebuah studi komprehensif mengenai dampak Google Play dan Android terhadap ekonomi digital Indonesia.


Sumber: Kompas.com | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menceritakan pengalamannya mengejar langsung kapal transhipment yang menjadi incarannya sejak tahun 2014 lalu. Namun, Susi kaget. Kapal incarannya itu sudah berubah nama dari Fu Yuan Yu menjadi Karongsong. 

"Jadi kemarin sore saya melihat ada kapal yang namanya sudah saya cari sejak Desember (2014). Tiba-tiba muncul. Saya cari data ternyata izinnya dari November 2013 sudah dicabut," ujar Susi di Hotel Aryaduta, Jakarta, Kamis (26/2). 

Melihat kapal buruannya itu, Susi mengaku langsung terbang mengejar kapal itu pagi tadi. Meski sudah berganti nama, data VMS kapal itu masih Fu Yuan Yu. Dia pun mengaku heran dan memutuskan untuk mengecek langsung kapal itu. 

Kapal itu sendiri merupakan kapal besar yang sering melakukan bongkar muat (transhipment) ikan di tengah laut Indonesia. Padahal kata Susi, dirinya sudah mengeluarkan peraturan pelarangan transhipment. Akibat mengejar kapal itu, Susi pun sampai terlambat datang ke salah satu acara di Hotel Aryaduta, Jakarta Pusat. (Yoga Sukmana)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×