kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Cegah teror, Jokowi akan ajak negara tetangga


Jumat, 15 Januari 2016 / 20:59 WIB
Cegah teror, Jokowi akan ajak negara tetangga


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku hingga kini belum ada satupun negara yang secara langsung menawarkan bantuan pasca aksi teror di jalan Thamrin.

Staf Presiden bidang komunikasi Johan Budi SP mengatakan, meski belum ada pembicaraan formal dengan negara lain terkait hal itu, Jokowi berencana untuk berkomunikasi dalam waktu dekat dengan beberapa negara.

Sampai saat ini, sejumlah negara memang sudah menghubungi Jokowi untuk mengucapkan duka cita dan dukungannya.

"Pak presiden menyampaikan, untuk membuka ruang komunikasi. Terorisme harus diperangi dan dilawan bersama," katanya, Jumat (15/1) di Istana Negara, Jakarta.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi mengaku Indonesia mendapat ucapan duka cita dari sejumlah negara.

Namun demikian, mereka juga salut karena pemerintah bisa dengan cepat melumpuhkan aksi teror tersebut.

Beberapa kepala negara yang sudah menghubungi Jokowi diantaranya Perdana Menteri Malaysia, Australia.

Sebetulnya, hari ini Jokowi dijadwalkan menerima telepon lagi dari beberapa kepala negara lain seperti Raja Arab Saudi dan Kanselir Jerman.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×