kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.592.000   -10.000   -0,38%
  • USD/IDR 17.710   29,00   0,16%
  • IDX 6.487   -47,63   -0,73%
  • KOMPAS100 860   -6,87   -0,79%
  • LQ45 654   -4,95   -0,75%
  • ISSI 224   -1,16   -0,51%
  • IDX30 363   -2,83   -0,77%
  • IDXHIDIV20 453   -4,46   -0,97%
  • IDX80 98   -0,72   -0,73%
  • IDXV30 125   -1,21   -0,96%
  • IDXQ30 117   -0,74   -0,62%

Cegah sengketa, 47 pulau terluar disertifikasi


Senin, 02 Februari 2015 / 22:24 WIB
ILUSTRASI. Revenant, dibintangi Kim Tae Ri, dan beberapa rekomendasi drama Korea bergenre thriller terbaru yang tayang di tahun 2023 ini.


Sumber: Kompas.com | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN) kembali akan menyertifikasi 47 pulau terluar dari total 92 pulau terluar di seluruh Indonesia.

"Dengan pensertifikasian ke 47 pulau terluar itu, kita menargetkan akhir 2015 ini seluruh pulau terluar (92 pulau) sudah tersertifikasi dan sudah tercatat di Mahkamah Internasional agar tak ada sengketa dengan negara tetangga," ujar Menteri ATR/Kepala BPN Ferry Mursyidan Baldan dalam siaran pers yang diterima, Senin (2/2).

Bagi pulau yang ada penghuninya, BPN akan menerbitkan sertifikat atas nama mesyarakat di sana. Sedangkan bagi pulau tak berpenghuni BPN akan menerbitkan atas nama Kementerian ATR/BPN. "Jika kementerian lain ada yang akan menggunakan kita serahkan kepemilikannya. Yang jelas tetap milik negara," tambah Ferry.

Menurut Ferry, upaya sertifikasi pulau terluar itu dibantu oleh TNI Angkatan Laut, terutama dalam menentukan batas dengan negara-negara tetangga.

"Kita harapkan, dengan pensertifikasian pulau terluar, khususnya yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, akan mencegah terjadinya konflik antarnegara," tutup Ferry. (Fidel Ali Permana)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×