kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.822   -47,00   -0,26%
  • IDX 6.177   4,80   0,08%
  • KOMPAS100 808   -9,54   -1,17%
  • LQ45 609   -7,52   -1,22%
  • ISSI 213   1,66   0,79%
  • IDX30 345   -4,23   -1,21%
  • IDXHIDIV20 421   -5,17   -1,21%
  • IDX80 92   -1,32   -1,42%
  • IDXV30 113   -1,72   -1,50%
  • IDXQ30 110   -1,54   -1,38%

Calon mitra Pertamina di Natuna tersisa tiga perusahaan


Kamis, 02 Desember 2010 / 17:43 WIB
ILUSTRASI. LookUp Barbershop


Reporter: Hans Henricus | Editor: Edy Can

JAKARTA.Calon mitra PT Pertamina menggarap blok Natuna D Alpha bakal mengerucut menjadi tiga perusahaan. Sebelumnya, ada delapan perusahaan minyak dan gas (migas) yang berminat bermitra dengan Pertamina.

Sayangnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Darwin Z. Saleh belum mau bicara soal identitas tiga perusahaan itu. "Insya Allah besok ada ketuntasan," ujar politisi Partai Demokrat, Kamis (2/12).

Sebelumnya, ada delapan calon yang berminat di Natuna. Mereka adalah ExxonMobil, Statoil, Chevron, Total E&P, Shell, Petronas, China National Petroleum Company (CNPC), dan ENI. Namun, kemudian terisa lima calon.

Darwin dirinya belum mengambil keputusan apapun terhadap dengan calon mitra Pertamina itu. Sekadar catatan saja, dalam rapat terbatas soal gas nasional Selasa (2/11) lalu, Wakil Presiden Boediono memberi tenggat waktu bagi Pertamina membentuk perusahaan patungan pengelola blok Natuna D Alpha hingga akhir November ini. Sebab, untuk mengelola lapangan gas tersebut membutuhkan investasi sangat besar, yaitu sekitar US$ 52 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×