kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.729.000   18.000   0,66%
  • USD/IDR 17.689   -129,00   -0,72%
  • IDX 6.310   302,08   5,03%
  • KOMPAS100 841   47,38   5,97%
  • LQ45 630   32,88   5,50%
  • ISSI 216   9,69   4,70%
  • IDX30 356   17,25   5,09%
  • IDXHIDIV20 436   18,32   4,39%
  • IDX80 95   5,28   5,88%
  • IDXV30 117   3,85   3,41%
  • IDXQ30 114   4,97   4,55%

Cadangan devisa tercatat US$ 135,9 miliar, naik 1,6% pada Desember 2020


Jumat, 08 Januari 2021 / 10:22 WIB
ILUSTRASI. BI melaporkan posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Desember 2020 sebesar US$ 135,9 miliar


Reporter: Yusuf Imam Santoso | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) melaporkan posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Desember 2020 sebesar US$ 135,9 miliar. Cadev ini meningkat 1,6% dibandingkan dengan posisi pada akhir November 2020 senilai US$ 133,6 miliar.

Lebih lanjut, posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 10,2 bulan impor atau 9,8 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor. 

Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan. 

Baca Juga: Sembari menanti data cadangan devisa peluang IHSG menguat masih ada

Kata Erwin peningkatan posisi cadangan devisa pada Desember 2020 terutama dipengaruhi oleh penarikan pinjaman luar negeri pemerintah dan penerimaan pajak. 

“Ke depan Bank Indonesia memandang cadangan devisa tetap memadai, didukung oleh stabilitas dan prospek ekonomi yang terjaga, seiring dengan berbagai respons kebijakan dalam mendorong pemulihan ekonomi,” kata Erwin dalam keterangan resmi, Jumat (8/1).

Baca Juga: Sri Mulyani: Realisasi pembiayaan utang 2020 sebesar Rp 1.226,8 triliun

  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×