kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

Cadangan Beras Pemerintah 1,4 Juta Ton, Bulog: Penuhi Kebutuhan Ramadan dan Lebaran


Senin, 26 Februari 2024 / 18:45 WIB
Cadangan Beras Pemerintah 1,4 Juta Ton, Bulog: Penuhi Kebutuhan Ramadan dan Lebaran
ILUSTRASI. Perum Bulog memastikan stok beras untuk kebutuhan ramadan dan lebaran 2024 tercukupi. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/YU


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perum Bulog memastikan stok beras untuk kebutuhan ramadan dan lebaran 2024 tercukupi. 

Direktur Supply Chain dan Pelayanan Publik Bulog Mokhamad Suyamto mengatakan saat ini stok cadangan beras pemerintah (CBP) yang telah dikuasai Bulog mencapai stok aman yaitu sebanyak 1,4 juta ton. 

Kemudian stok ini masih ditambah dengan 1,5 juta ton penugasan sisa impor tahun lalu. 

"Jadi jumlahnya sangat cukup untuk kebutuhan penyaluran baik untuk kebutuhan puasa dan lebaran maupun penyaluran bantuan pangan sampai dengan bulan Juni,” kata Suyamto dalam keterangannya Senin (26/2). 

Baca Juga: Pemerintah Bakal Tambah Impor Beras Lagi Sebanyak 1,6 Juta Ton Tahun Ini

Suyamto menambahkan, Bulog akan terus melakukan manuver positif menyikapi harga beras yang masih fluktuatif dengan menjalankan semua penugasan dari pemerintah. 

Beberapa hal yang dilakukan yaitu penyaluran Bantuan Pangan sebanyak 10 kg per keluarga penerima manfaat (KPM) untuk 22 juta KPM mulai bulan Januari sampai dengan Juni. 

Selanjutnya Bulog terus menggelontorkan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang disalurkan ke pasar induk, pasar tradisional dan retail modern. Pihaknya juga menambah penyaluran SPHP dari 200.000 menjadi 250.000 ton per bulan. 

"Kemudian Bulog juga melakukan intervensi melalui melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) yang mendatangi langsung ke pemukiman penduduk atau tempat keramaian”, ujar Suyamto. 

Baca Juga: Jelang Ramadan, Jokowi Minta Ketersediaan Stok dan Stabilitas Harga Pangan

Suyamto menjelaskan memang diperlukan waktu agar tercapai keseimbangan harga baik di tingkat produsen dan konsumen, namun hal ini telah diperhitungkan dengan baik oleh pemerintah. Sehingga masyarakat tidak perlu merasa khawatir terhadap harga dan ketersediaan pangan khususnya beras ini.

"Pemerintah terus melakukan aksi cepat tanggap atas dampak perekonomian yang ditimbulkan oleh perubahan iklim El-nino yang saat ini tengah melanda dunia," tutupnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×