kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.695.000   18.000   0,67%
  • USD/IDR 17.887   62,00   0,35%
  • IDX 6.450   47,94   0,75%
  • KOMPAS100 831   1,62   0,20%
  • LQ45 631   -1,25   -0,20%
  • ISSI 227   4,63   2,08%
  • IDX30 352   -1,25   -0,35%
  • IDXHIDIV20 429   -1,46   -0,34%
  • IDX80 95   0,08   0,09%
  • IDXV30 119   0,94   0,79%
  • IDXQ30 112   -0,32   -0,28%

Buwas harap pimpinan KPK baru tak asal tangkap


Sabtu, 23 Mei 2015 / 18:02 WIB
ILUSTRASI. Asam urat di tumit


Sumber: Kompas.com | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komisaris Jenderal Budi Waseso berharap komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke depannya dapat bekerja profesional dan sesuai prosedur. "Harus berpegang pada undang-undang dan peraturan yang ada kalau mau menangkap orang," kata pria yang belakangan akrab disapa Buwas itu, di Jakarta, Sabtu (23/5).

Hal tersebut disampaikan Buwas menanggapi dibentuknya panitia seleksi (pansel) calon pimpinan KPK oleh Presiden Joko Widodo. Pansel yang semuanya beranggotakan perempuan itu akan memilih lima calon pimpinan KPK untuk menggantikan pimpinan yang akan pensiun pada akhir 2015. 

Soal anggota pansel yang semuanya perempuan, Buwas mengatakan, "Kalau itu kan terserah Presiden saja. Kita ikut saja. Presiden kan memilih ada alasannya."

Budi Waseso juga berharap, nantinya pimpinan KPK dapat bekerja sama, baik dengan Polri maupun kejaksaan, dalam memberantas korupsi. Sebab, pemberantasan korupsi tidak hanya milik KPK, tetapi juga kepolisian dan kejaksaan. "Namanya penegak hukum itu kan harus bekerja sama," ujar Buwas. (Ihsanuddin)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×