kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Buwas harap pimpinan KPK baru tak asal tangkap


Sabtu, 23 Mei 2015 / 18:02 WIB
ILUSTRASI. Asam urat di tumit


Sumber: Kompas.com | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komisaris Jenderal Budi Waseso berharap komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke depannya dapat bekerja profesional dan sesuai prosedur. "Harus berpegang pada undang-undang dan peraturan yang ada kalau mau menangkap orang," kata pria yang belakangan akrab disapa Buwas itu, di Jakarta, Sabtu (23/5).

Hal tersebut disampaikan Buwas menanggapi dibentuknya panitia seleksi (pansel) calon pimpinan KPK oleh Presiden Joko Widodo. Pansel yang semuanya beranggotakan perempuan itu akan memilih lima calon pimpinan KPK untuk menggantikan pimpinan yang akan pensiun pada akhir 2015. 

Soal anggota pansel yang semuanya perempuan, Buwas mengatakan, "Kalau itu kan terserah Presiden saja. Kita ikut saja. Presiden kan memilih ada alasannya."

Budi Waseso juga berharap, nantinya pimpinan KPK dapat bekerja sama, baik dengan Polri maupun kejaksaan, dalam memberantas korupsi. Sebab, pemberantasan korupsi tidak hanya milik KPK, tetapi juga kepolisian dan kejaksaan. "Namanya penegak hukum itu kan harus bekerja sama," ujar Buwas. (Ihsanuddin)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×