kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.535   104,00   0,60%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Butuh Investasi Rp 7.138,7 Triliun untuk Capai Target Pertumbuhan Ekonomi Tahun 2024


Senin, 27 Februari 2023 / 14:31 WIB
ILUSTRASI. Butuh Investasi Rp 7.138,7 Triliun Untuk Mencapai Target Pertumbuhan Ekonomi RI Tahun Depan./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/28/01/2022.


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi tahun depan bisa mencapai kisaran 5,3% hingga 5,7% year on year (YoY).

Hanya saja, Direktur Perencanaan Makro dan Analisis Statistik Kementerian PPN/Bappenas Eka Chandra Buana mengatakan, untuk mencapai sasaran pertumbuhan ekonomi tersebut maka dibutuhkan investasi sebesar Rp 7.138,7 triliun hingga Rp 7.374,4 triliun yang bersumber dari investasi pemerintah, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan swasta.

"Kebutuhan pembiayaan untuk mencapai pertumbuhan tersebut (5,3%-5,7%) adalah kita butuh total kebutuhan investasi sebesar Rp 7.138 sampai 7.374 triliun," ujar Eka dalam acara Kick Off Meeting Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2024, dikutip Senin (27/2).

Baca Juga: Ekonomi Digital Indonesia Senilai US$ 130 Miliar pada 2025 Berpotensi Tercapai

Eka memerinci, dari total kebutuhan investasi tersebut, sekitar 89,1% atau 88,1% dipenuhi oleh dunia usaha, swasta dan masyarakat atau dengan nominal sebesar Rp 6.358,2 triliun hingga Rp 6.493,2 triliun.

Kemudian investasi dari BUMN dibutuhkan sebesar Rp 411,1 triliun hingga Rp 433,3 triliun atau diharapkan dapat berkontribusi sekitar 5,8% hingga 5,9% dari total investasi yang dibutuhkan.

Baca Juga: Ekonom Sebut Sejumlah Faktor Bikin Ekonomi Digital Tumbuh Kembali Tahun Ini

"Ini lah kami tetap mendorong kenapa investasi janganlah hanya mengandalkan pemerintah tetapi bagaimana kita bisa menggerakkan sektor swasta untuk memenuhi kebutuhan investasi ini," katanya.

Tak lupa, pemerintah juga diharapkan bisa berkontribusi sekitar 5,2% hingga 6,1% atau setara Rp 369,4 triliun hingga Rp 447,8 triliun dari total investasi yang dibutuhkan di tahun depan untuk mencapai sasaran pertumbuhan ekonomi sebesar 5,3% hingga 5,7% YoY. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×