kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.893.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.949   -61,00   -0,36%
  • IDX 7.107   84,55   1,20%
  • KOMPAS100 978   11,34   1,17%
  • LQ45 722   8,69   1,22%
  • ISSI 249   4,23   1,73%
  • IDX30 393   5,52   1,42%
  • IDXHIDIV20 489   3,83   0,79%
  • IDX80 110   1,42   1,31%
  • IDXV30 134   2,21   1,67%
  • IDXQ30 127   1,16   0,92%

Buruh & pengusaha beda pendapat, ini saran Jokowi


Selasa, 29 Oktober 2013 / 15:20 WIB
Buruh & pengusaha beda pendapat, ini saran Jokowi
ILUSTRASI. Simak Kurs Dollar-Rupiah di Bank Mandiri Hari Ini Selasa, 21 Juni 2022. Pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/21/02/2022.


Reporter: Fahriyadi | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Tensi tinggi menjelang penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta tengah dihadapi oleh buruh dan pengusaha.

Seringnya buruh turun ke jalan dan pengusaha berkomentar di media menjadi bukti bahwa kesepakatan antar kedua pihak dalam menetapkan UMP tidak pernah terjadi.

Untuk itu, Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo berharap agar buruh dan pengusaha dapat membina hubungan yang harmonis di tahun-tahun mendatang.

"Keputusan UMP itu ada positif dan negatifnya. Tapi, menjaga hubungan harmonis diantara kedua pihak adalah hal yang penting," kata Jokowi dikantornya, Selasa (29/10).

Mantan Walikota Solo ini mengatakan, buruh dan pengusaha berada pada satu manajemen yang utuh, untuk itu jangan sampai ada konflik diantara mereka.

"Komunikasi di antara mereka dilakukan terus-menerus dan jangan hanya ketemu ketika mau menuntut UMP, tapi sepanjang tahun," imbau Jokowi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×