kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Buruh & pengusaha beda pendapat, ini saran Jokowi


Selasa, 29 Oktober 2013 / 15:20 WIB
ILUSTRASI. Simak Kurs Dollar-Rupiah di Bank Mandiri Hari Ini Selasa, 21 Juni 2022. Pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/21/02/2022.


Reporter: Fahriyadi | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Tensi tinggi menjelang penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta tengah dihadapi oleh buruh dan pengusaha.

Seringnya buruh turun ke jalan dan pengusaha berkomentar di media menjadi bukti bahwa kesepakatan antar kedua pihak dalam menetapkan UMP tidak pernah terjadi.

Untuk itu, Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo berharap agar buruh dan pengusaha dapat membina hubungan yang harmonis di tahun-tahun mendatang.

"Keputusan UMP itu ada positif dan negatifnya. Tapi, menjaga hubungan harmonis diantara kedua pihak adalah hal yang penting," kata Jokowi dikantornya, Selasa (29/10).

Mantan Walikota Solo ini mengatakan, buruh dan pengusaha berada pada satu manajemen yang utuh, untuk itu jangan sampai ada konflik diantara mereka.

"Komunikasi di antara mereka dilakukan terus-menerus dan jangan hanya ketemu ketika mau menuntut UMP, tapi sepanjang tahun," imbau Jokowi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×