kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Bunga BI tetap, tapi masih ada ruang kenaikan di sisa tahun ini


Selasa, 23 Oktober 2018 / 16:43 WIB
Bunga BI tetap, tapi masih ada ruang kenaikan di sisa tahun ini
ILUSTRASI. Logo Bank Indonesia (BI)


Reporter: Martyasari Rizky | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) yang berlangsung 22-23 Oktober 2018 memutuskan mempertahankan BI Rate 7-day reverse Repo (BI-7DRRR) sebesar 5,75%. Sementara, suku bunga deposit facilty dan lending facility masing-masing sebesar 5,00% dan 6,50%.

Andry Asmoro, ekonom senior Bank Mandiri menilai keputusan BI ini diambil sebagai upaya berkelanjutan untuk mencegah defisit transaksi berjalan atau current account defisit (CAD) yang cenderung melebar. "Selain itu juga untuk mendukung daya tarik pasar keuangan domestik akibat ketidakpastian global yang tinggi untuk mendukung stabilitas nilai tukar rupiah," ujar Andry, Selasa (23/10)

Apalagi, The Federal Reserve juga mempertahankan suku bunga acuannya di bulan ini. The Fed Funds Rate (FFR) pada bulan Oktober 2018 dipertahankan pada kisaran 2,00% sampai dengan 2,25%. The Fed juga memberi sinyal, akan menaikan 25 bps lagi suku bunga, pada pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) bulan Desember 2018.

Ke depan, Andry melihat, masih ada ruang bagi BI dalam dua bulan tersisa untuk mengerek BI-7DRRR sebagai risiko ketidakpastian global, pengetatan moneter global, dan pelebaran CAD yang tetap tinggi sampai akhir tahun nanti.

Andry sendiri memperkirakan, CAD dapat bergerak mendekati 3% dari produk domestik bruto (PDB) pada akhir 2018, dibandingkan dengan akhir 2017 yang hanya 1,71%.

Ia menambahkan, bila suku bunga acuan BI terus meningkat setidaknya sampai tahun depan, dapat membatasi pertumbuhan ekonomi. "Kami memperkirakan, pertumbuhan ekonomi 2018 dan 2019 akan menjadi sekitar 5,16% dan 5,11% secara bersamaan jika dibandingkan dengan tahun 2017 yang berada di angka 5,11%," tambahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×