kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.679.000   50.000   1,90%
  • USD/IDR 17.939   -8,00   -0,04%
  • IDX 6.344   -7,43   -0,12%
  • KOMPAS100 833   -2,31   -0,28%
  • LQ45 631   -3,13   -0,49%
  • ISSI 219   -0,63   -0,29%
  • IDX30 354   -1,64   -0,46%
  • IDXHIDIV20 433   -1,50   -0,35%
  • IDX80 95   -0,31   -0,33%
  • IDXV30 120   -0,41   -0,34%
  • IDXQ30 113   -0,60   -0,53%

BRIN Ajukan Tambahan Dana Riset Rp 1 Triliun, Proposal Sudah Disampaikan


Kamis, 06 Agustus 2026 / 21:29 WIB
BRIN Ajukan Tambahan Dana Riset Rp 1 Triliun, Proposal Sudah Disampaikan
ILUSTRASI. Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria (KOMPAS.com/FIKA NURUL ULYA)


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria mengungkapkan pihaknya telah mengajukan tambahan anggaran riset sebesar Rp 1 triliun kepada pemerintah.

Usulan tersebut merupakan bagian dari penyusunan alokasi tambahan dana riset nasional yang sebelumnya diumumkan Presiden Prabowo Subianto.

Menurut Arif, Presiden memang belum mengetok berapa anggaran riset yang akan diberikan kepada BRIN. Namun menurutnya, Prabowo telah menyepakati akan memberikan kucuran anggaran tambahan sebesar Rp 4 triliun.

“Beliau memang tidak memberikan statement secara eksplisit terkait dengan soal pendanaan riset, akan tetapi beliau sudah memberikan policy akan ada tambahan Rp 4 triliun dana riset,” ujar Arif kepada wartawan usai pertemuan Presiden Prabowo dengan para periset BRIN di Istana Kepresidenan, Kamis (6/8/2026).

Menurut Arif, pembahasan mengenai proporsi pembagian tambahan anggaran tersebut masih berlangsung antara BRIN dan Kemdiktisaintek.

“Dan saat ini memang antara Mendikti Saintek dan BRIN sedang menyusun proposal, proporsi sedang diatur,” katanya.

Baca Juga: BRIN Siapkan Roadmap Riset 2026–2045, Fokus pada Empat Teknologi Strategis

Dalam proposal yang telah diajukan, BRIN mengusulkan tambahan pendanaan kembali sebesar Rp 1 triliun. Dana tersebut diharapkan dapat mempercepat pengembangan berbagai riset strategis yang dipamerkan kepada Presiden.

“Jadi kita sekarang sudah menyampaikan proposal tersebut untuk tambahan Rp 1 triliun dana riset untuk menghasilkan yang tadi sudah disampaikan,” ujar Arif.

Sebelumnya, dalam pertemuan bersama sekitar 150 periset BRIN, Presiden Prabowo menegaskan komitmennya memperkuat penguasaan sains dan teknologi sebagai fondasi kemajuan bangsa. Ia juga menyatakan pemerintah akan meningkatkan investasi di bidang riset dan pengembangan (research and development/R&D).

Prabowo juga berkomitmen untuk menambah anggaran riset melalui hasil efisiensi dan pemberantasan korupsi di tanah air.

“Untuk itu tentunya kita perlu dana. Dana itu kita cari. Dana itu dari mana? Dari penghematan, dari menghilangkan hal-hal yang korup, praktik-praktik koruptif, praktik-praktik penipuan (fraud), under invoicing,” ujar Prabowo.

Baca Juga: BRIN Klaim Teknologi ANG Berpotensi Pangkas Subsidi LPG Rp 26 Triliun

Dalam kesempatan sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi menyebut bahwa Presiden telah merestui penamabahan anggaran riset sebesar Rp 4 triliun di tahun ini.

“pertemuan yang sebelumnya, waktu di Istana, dulu (Presiden Prabowo) sudah memberikan petunjuk untuk menambah anggaran riset kita, sampai di angka Rp4 triliun," ungkap Prasetyo usai penutupan Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri (KSTI) 2026, Minggu (28/6/2026). 

Tindak lanjut atas arahan tersebut kini dikoordinasikan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi dan Sains dan Teknologi, Bappenas, serta BRIN. Pemerintah telah menyusun peta jalan riset nasional agar seluruh kegiatan penelitian tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan berada dalam satu desain besar (grand design) yang mendukung prioritas pembangunan nasional. 

"Jadi, peta jalan riset seperti tadi, bukunya kan sudah dihasilkan. Yang intinya adalah riset-riset yang sekarang kita jalankan semua harus dalam satu grand design," ujar Prasetyo. 

Baca Juga: BRIN Kembangkan Teknologi Berbasis AI untuk MBG, Food Guard Bisa Deteksi Makanan Basi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×