kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.127   21,00   0,12%
  • IDX 7.458   150,91   2,07%
  • KOMPAS100 1.029   19,80   1,96%
  • LQ45 746   12,57   1,71%
  • ISSI 269   4,55   1,72%
  • IDX30 400   7,29   1,85%
  • IDXHIDIV20 490   9,98   2,08%
  • IDX80 115   1,84   1,62%
  • IDXV30 135   1,86   1,40%
  • IDXQ30 129   2,36   1,86%

BPS: Pembatasan BBM subsidi bisa jadi solusi meredam harga minyak


Kamis, 30 Desember 2010 / 14:05 WIB


Reporter: Bambang Rakhmanto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Kepala Badan Pusat Statistik Rusman Heriawan mengatakan, pembatasan bahan bakar minyak (BBM) subsidi bisa menjadi solusi untuk mengantisipasi kenaikan harga minyak tahun depan. Sebab, dengan pembatasan BBM ini, pemerintah bisa memangkas subsidi.

Seperti diketahui harga minyak mentah bergejolak menjelang awal tahun 2011. Harganya sudah menembus US$ 90 per barel.

Rusman mengatakan, pembatasan BBM ini bisa menjadi solusi ketimbang menaikkan harga. Baginya, pemerintah harus menyiapkan kapasitas fiskal untuk meredam gejolak harga minyak. Dia mengatakan, pemerintah harus memperhatikan masalah harga minyak ini secara serius karena akan berdampak pada APBN.

Berbeda dengan Rusman, pengamat perminyakan Kurtubi mengatakan, solusi mengantisipasi kenaikan harga minyak adalah dengan menaikkan harga secara bertahap daripada harus melakukan pembatasan BBM bersubsidi. "Lebih baik menaikkan harga premium secara bertahap daripada melakukan pelarangan mobil plat hitam, untuk membeli premium pada saat harga minyak dunia merayap naik," katanya.

Senada dengan Kurtubi, Pengamat Ekonomi Anggito Abimanyu menuturkan lebih baik pemerintah menaikkan harga BBM pada seluruh kendaraan secara bertahap.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×