kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.531.000   5.000   0,20%
  • USD/IDR 18.153   -6,00   -0,03%
  • IDX 5.097   39,78   0,79%
  • KOMPAS100 657   5,57   0,85%
  • LQ45 518   2,72   0,53%
  • ISSI 170   0,84   0,50%
  • IDX30 291   1,43   0,49%
  • IDXHIDIV20 391   -0,27   -0,07%
  • IDX80 76   0,57   0,76%
  • IDXV30 109   -0,28   -0,25%
  • IDXQ30 97   -0,51   -0,52%

BPS: Jumlah Kunjungan Wisatawan Mancanegara Capai 12,01 Juta hingga September 2026


Senin, 02 November 2026 / 16:19 WIB
Diperbarui Senin, 02 November 2026 / 16:23 WIB
BPS: Jumlah Kunjungan Wisatawan Mancanegara Capai 12,01 Juta hingga September 2026
ILUSTRASI. Kunjungan wisman ke Indonesia mencapai 12,01 juta hingga September 2026, tertinggi sejak 2020 dan mendekati level prapandemi (ANTARA FOTO/FIKRI YUSUF)


Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sektor pariwisata Indonesia terus menunjukkan pemulihan dengan meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman). Hingga September 2026, jumlah kunjungan wisman telah menembus 12 juta kunjungan, mendekati capaian sebelum pandemi Covid-19.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, jumlah kunjungan wisman ke Indonesia sepanjang Januari-September 2026 mencapai 12,01 juta kunjungan. Angka tersebut menjadi yang tertinggi sejak 2020.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono mengatakan, jumlah kunjungan tersebut tumbuh 5,01% dibandingkan periode yang sama tahun 2025.

Meski demikian, realisasi kunjungan wisman tersebut masih sedikit di bawah capaian Januari-September 2019 yang mencapai 12,10 juta kunjungan.

"Ini merupakan capaian tertinggi sejak tahun 2020," ujar Ateng dalam konferensi pers BPS, Senin (2/11/2026).

Baca Juga: PMI Manufaktur RI Kalahkan Vietnam dan Malaysia pada Oktober 2026

Secara bulanan, kunjungan wisman pada September 2026 tercatat sebanyak 1,43 juta kunjungan. Jumlah ini turun 10,79% dibandingkan Agustus 2026. Namun, jika dibandingkan dengan September 2025, kunjungan wisman masih tumbuh 2,31%.

Ateng merinci, kunjungan wisman melalui pintu masuk utama pada September 2026 mencapai 1,28 juta kunjungan. Sementara itu, kunjungan melalui pintu masuk perbatasan tercatat sebanyak 144.806 kunjungan.

Berdasarkan negara asal paspor, Australia menjadi penyumbang kunjungan wisman terbesar pada September 2026 dengan porsi 17,43%. Posisi berikutnya ditempati Malaysia sebesar 16,76% dan Tiongkok sebesar 10,76%.

"Kalau dilihat berdasarkan pintu masuk utamanya, kunjungan wisman paling banyak melalui pintu masuk Bandara Ngurah Rai. Kunjungan ini terutama didominasi oleh wisatawan pemegang paspor dari Australia," kata Ateng.

Dari sisi pengeluaran, rata-rata pengeluaran wisman per kunjungan pada triwulan III-2026 mencapai US$ 1.374,48. Nilai tersebut meningkat dibandingkan triwulan II-2026 maupun periode yang sama tahun sebelumnya.

Tidak hanya pengeluaran, rata-rata lama tinggal wisman juga mengalami peningkatan. Pada triwulan III-2026, wisatawan mancanegara menghabiskan waktu rata-rata 11,01 malam selama berada di Indonesia.

Baca Juga: Jelang Akhir Tahun, Inflasi Berisiko Mendekati Batas Atas Sasaran BI, Ini Pemicunya

Jika dirinci berdasarkan jenis pengeluaran, alokasi terbesar digunakan untuk akomodasi yang mencapai US$ 497,12. Selanjutnya, pengeluaran untuk makanan dan minuman sebesar US$ 271,33, serta belanja dan cendera mata sebesar US$ 148,93.

Ateng menyebutkan, hampir seluruh komponen pengeluaran wisatawan mancanegara mengalami peningkatan. Pengecualian hanya terjadi pada pengeluaran untuk sewa kendaraan serta kesehatan dan kecantikan.

"Hampir seluruh jenis pengeluaran mengalami peningkatan, kecuali untuk sewa kendaraan serta kesehatan dan kecantikan. Peningkatan pengeluaran tertinggi terjadi pada akomodasi dan makanan minuman," ujar Ateng.

Sementara itu, berdasarkan maksud kunjungan, sebanyak 79% wisatawan mancanegara datang ke Indonesia untuk berlibur. Dari sisi pilihan akomodasi, sekitar 60,95% wisman memilih menginap di hotel berbintang selama berada di Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×