kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

BPS: Harga beras masih mengancam inflasi tahun ini


Senin, 03 Januari 2011 / 16:10 WIB


Reporter: Irma Yani | Editor: Edy Can

JAKARTA. Harga beras masih mengancam pada tahun ini. Badan Pusat Statistik (BPS) meramalkan, harga beras internasional bakal melonjak pada tahun ini.

Tak tanggung-tanggung, BPS menduga, harga beras internasional akan naik dua kali lipat. Kepala BPS Rusman Heriawan mengatakan, perkiraan ini berdasarkan karena negara lumbung beras seperti Thailand dan Vietnam akan membatasi ekspor beras. "Mereka juga saat ini sedang khawatir dengan anomali cuaca. Ini memberikan sinyal pada kita, tidak bisa berharap mengendalikan harga beras lewat impor," ujarnya, Senin (3/1).

Untuk itu, Rusman menyarankan, pemerintah harus mengendalikan harga dengan menggenjot produksi beras lokal serta memberikan fasilitas tambahan kepada petani. "Kita harus memanjakan petani sehingga akan bergairah untuk menanam beras," katanya.

Dengan demikian, ia berharap pada tahun ini inflasi bisa tetap sesuai target yang ditentukan dalam APBN 2011 yaitu 5,3%. Seperti diketahui, kenaikan harga beras telah menjadi penyumbang inflasi terbesar pada Desember 2010 lalu. Akibatnya, laju inflasi 2010 tidak sesuai asumsi pemerintah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×