kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

BPS catat ekspor Mei 2021 tumbuh 58,76% yoy menjadi US$ 16,60 miliar


Selasa, 15 Juni 2021 / 13:22 WIB
ILUSTRASI. Kepala BPS Suhariyanto.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, nilai ekspor Indonesia pada Mei 2021 sebesar US$ 16,60 miliar. 

Bila dibandingkan dengan nilai ekspor pada bulan April 2021 yang sebesar US$ 18,49 miliar, capaian ekspor pada bulan laporan tercatat turun 10,25% mom. 

Namun, bila dibandingkan dengan nilai ekspor pada Mei 2020 yang sebesar US$ 10,45 miliar, maka capaian ekspor pada Mei 2021 melonjak 58,76% yoy. 

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, penurunan ekspor secara bulanan bukanlah hal yang mengkhawatirkan. Pasalnya, ini merupakan pola yang lazim terjadi sesudah bulan Ramadan dan Idul Fitri. 

Baca Juga: Neraca perdagangan Mei 2021 surplus US$ 2,36 miliar

“Secara historis, nilai nominal ekspor maupun impor selalu mengalami penurunan, sesudah Ramadan atau sesudah Idul Fitri. Jadi, ini adalah hal yang biasa,” ujar Suhariyanto, Selasa (15/6) via video conference. 

Kemudian, bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya, kinerja ekspor meningkat pesat lantaran didorong oleh low base effect nilai ekspor bulan Mei 2020 yang rendah karena terkena badai Covid-19.

Namun, bila menilik data ekspor Mei 2019 sebesar US$ 13,70 miliar, yang notabene pada waktu itu tidak ada Covid-19, Suhariyanto menilai capaian ekspor pada bulan ini sangat menggembirakan. 

Selanjutnya: Bank Mandiri perkirakan neraca dagang pada Mei 2021 surplus US$ 2,07 miliar

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×