kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.770.000   11.000   0,40%
  • USD/IDR 18.046   -27,00   -0,15%
  • IDX 5.595   -245,02   -4,20%
  • KOMPAS100 736   -35,18   -4,56%
  • LQ45 558   -23,17   -3,99%
  • ISSI 195   -8,81   -4,33%
  • IDX30 316   -12,58   -3,83%
  • IDXHIDIV20 392   -14,84   -3,65%
  • IDX80 84   -3,56   -4,08%
  • IDXV30 107   -4,76   -4,28%
  • IDXQ30 102   -3,95   -3,72%

BPS catat ekspor Indonesia anjlok 13,11% pada April 2020, ini pemicunya


Jumat, 15 Mei 2020 / 10:33 WIB
ILUSTRASI. BPS catat ekspor Indonesia anjlok 13,11% pada April 2020, pemicunya adalah tidak ada kegiatan ekspor minyak mentah.


Reporter: Venny Suryanto | Editor: Noverius Laoli

“Ekspor pertanian kita masih mengalami kenaikan yang signifikan secara yoy 12,66%,” Ujarnya.

Sehingga, nilai total ekspor Januari sampai dengan April 2020 sebesar US$ 53,95 miliar. Jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2019, angka ini meningkat 0,44% sebesar US$ 53,72 miliar secara yoy.

Dua kategori penyokong terbesar nilai ekspor non-migas Januari-April 2020 yakni bahan bakar mineral 13,52% sebesar US$ 6,91 miliar serta Lemak dan Minyak Hewan 12,24% atau sebesar US$ 6,25 miliar.

Baca Juga: Mencermati saham perbankan di tengah potensi kenaikan risiko kredit akibat corona

“Saya harus bilang performa ekspor pada bulan Januari-April 2020 masih lebih bagus dari ekspetasi jika memperhatikan Covid-19, ini terbukti dari komponen ekspor yang diprediksi negatif tapi ternyata dalam pertumbuhan ekonomi masih mengalami mengalami pertumbuhan positif meskipun kecil,” tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×