kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.550.000   10.000   0,39%
  • USD/IDR 18.185   38,00   0,21%
  • IDX 5.266   -106,96   -1,99%
  • KOMPAS100 682   -13,68   -1,97%
  • LQ45 533   -9,14   -1,69%
  • ISSI 179   -4,42   -2,41%
  • IDX30 300   -4,55   -1,49%
  • IDXHIDIV20 399   -1,83   -0,46%
  • IDX80 79   -1,55   -1,93%
  • IDXV30 111   -0,19   -0,17%
  • IDXQ30 101   -0,86   -0,84%

BPS akan lakukan sensus pertanian di 2023, ini manfaatnya


Jumat, 26 November 2021 / 13:19 WIB
ILUSTRASI. BPS akan lakukan sensus pertanian di 2023, ini manfaatnya


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) berencana melakukan sensus pertanian pada 2023 mendatang.

Kepala BPS Margo Yuwono berharap data pokok pertanian nasional yang dihasilkan mampu melengkapi data yang dapat menjawab isu strategis terkini di sektor pertanian.

“Sensus 2023 ini harapannya terkonsolidasi dari data-data di kementerian terkait, jadi dari upaya BPS mencoba memaksimalkan satu data Indonesia dengan sensus pertanian dan kolaborasi beberapa kementerian biar ngak ada data yang simpang siur,” kata Margo dalam Workshop BPS, Kamis (25/11).

Adapun, tujuan dari adanya sensus pertanian ini adalah untuk menyediakan data struktur pertanian, terutama untuk unit administrasi terkecil, menyediakan data yang digunakan sebagai tolak ukur statistik pertanian saat ini, menyediakan kerangka sampel untuk survei pertanian lanjutan.

Baca Juga: BPS catat pemulihan ekonomi berdampak positif pada serapan tenaga kerja

Margo mengatakan, pada 2022 nanti pihaknya akan mempersiapkan terlebih dahulu terkait sensus pertanian ini, yaitu dengan mempersiapkan updating direktori perusahaan pertanian, melakukan gladi bersih sensus pertanian 2023 dengan perencanaan yang lengkap, pengolahan, analisis, diseminasi, monitoring kualitas, dan post enumeration survey. Kemudian melakukan pemutakhiran geospasial dan uji coba survei ekonomi pertanian.

Nantinya, setelah survei pertanian ini dilaksanakan, maka akan menghasilkan data pokok pertanian nasional yang dilengkapi data, sehingga menjawab isu-isu strategis terkini di sektor pertanian.

Baca Juga: Akurasi data dalam neraca komoditas adalah kunci

Lalu data petani gurem, data indikatir SDGs sektor pertanian, small scale food producer atau petani sekala kecil sesuai standar FAO dan seospasial statistik pertanian. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×