kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.602.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.681   54,00   0,31%
  • IDX 6.535   -6,68   -0,10%
  • KOMPAS100 866   8,07   0,94%
  • LQ45 659   9,32   1,43%
  • ISSI 225   -2,18   -0,96%
  • IDX30 366   5,04   1,40%
  • IDXHIDIV20 458   8,21   1,83%
  • IDX80 99   1,17   1,20%
  • IDXV30 126   0,85   0,68%
  • IDXQ30 118   2,25   1,94%

BPN Prabowo tuding banyak data Jokowi yang salah


Minggu, 17 Februari 2019 / 23:16 WIB


Reporter: Tane Hadiyantono | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Debat pemilihan presiden putaran kedua menurut Badan Pemenangan Nasional (BPN) berlangsung dengan baik. Menurut para anggota pemenangan calon presiden nomor urut dua Prabowo Subianto, calonnya telah menyampaikan visi dengan attitude yang baik. Sebaliknya menuding Jokowi menyampaikan retorika dengan data yang salah.

Jubir BPN, Dahnil Anzar mengatakan, dalam debat ini, Prabowo berlaku dengan baik dan tidak seperti Jokowi yang cendrung mengeluarkan pernyataan yang cenderung menuduh dan fitnah.

"Justru yang melakukan serangan pribadi dan cenderung fitnah adalah saat Jokowi menuduh Prabowo memiliki tanah, padahal itu adalah HGU (Hak Guna Usaha) milik negara dan beliau mengelola dengan baik," kaya Danhil, Minggu (17/2).

Danhil juga menjelaskan, sejumlah data yang disampaikan Jokowi tidak benar. Direktur Relawan BPN Prabowo-Sandi, Ferry Mursyidan Baldan menambahkan, hal tersebut terutama pada isu konflik reforma agraria dimana dalam catatannya setidaknya terjadi konflik agraria yang menewaskan hingga 41 orang.

"Banyak data yang salah, dan nilai tertinggi kejujuran dan itu tidak dijaga," kata Ferry.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×