kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

BPK akan terapkan e-audit di 24 instansi tahun depan


Jumat, 30 Desember 2011 / 06:20 WIB
ILUSTRASI. Taiwan gelar latihan militer khusus dengan skenario menangkal serangan China.


Reporter: Narita Indrastiti | Editor: Cipta Wahyana

JAKARTA. Tahun depan, Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) akan memperluas penerapan Sinergi Nasional Sistem Informasi (SNSI) atau electronic audit (e-audit). Tujuannya tak lain untuk meningkatkan efisiensi proses audit keuangan negara. Sistem ini dirancang demi memudahkan BPK dalam mengawasi Rp 6.500 triliun aset negara di berbagai instansi pemerintah.

Dari 1.061 instansi yang telah meneken MoU dengan BPK, baru 24 instansi yang siap menjalankan e-audit tahun depan. Selama 2011, BPK telah melakukan uji coba sistem ini di Kementerian Keuangan, Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian BUMN, Kementerian Perhubungan, PT Aneka Tambang, dan PT PLN.

"Ada sembilan provinsi lain yang berencana bekerjasama," kata Hendar Ristriawan, Sekretaris Jendral BPK, Kamis (29/12). Meski tak ada kendala, sistem ini masih sulit diterapkan di provinsi yang belum terhubung teknologi komunikasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×