kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.565.000   8.000   0,31%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

BPJT: Jokowi tak bisa batalkan proyek 6 ruas tol


Rabu, 21 November 2012 / 14:41 WIB
ILUSTRASI. Lady Bird, salah satu film coming of age yang menceritakan kehidupan remaja dalam menjalani masa remajanya yang penuh lika-liku


Reporter: Edy Can | Editor: Edy Can


JAKARTA. Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) menyatakan, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) tak bisa membatalkan proyek pembangunan enam ruas tol dalam kota. Kepala BPJT Achmad Gani beralasan, pembatalan itu membutuhkan proses yang lama.

Gani mengatakan, proyek itu telah dirintis sejak jaman Gubernur Sutiyoso. "Kalau mau dibatalkan oleh Pemprov DKI, prosesnya dimulai lagi dari awal. Tata ruang diubah, Permen PU diubah, Pergub diubah," katanya, Rabu (21/11).

Achmad Gani menyatakan, proyek enam ruas tol dalam kota ini memang dibutuhkan dan telah lulus evaluasi. Dia mengatakan, jalan tol dalam kota masih sangat kurang. "Jakarta itu panjang jalannya masih sangat kurang. Sekarang ada yang mau bangun jalan swasta. Kok tidak boleh?"ungkap Achmad Gani.

Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto telah menyetujui pembangunan enam ruas tol dalam kota itu. Proyek itu sudah bisa dilelang dengan pemrakarsa Pemprov DKI Jakarta.

Jokowi sendiri tidak setuju proyek pembangunan jalan tol itu. Dia beralasan, proyek itu hanya bermanfaat bagi pengguna kendaraan pribadi saja. Sebaliknya, dia lebih setuju memperbaiki angkutan umum. (Adiatmaputra Fajar/Tribunnews)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×