kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.664   -12,00   -0,07%
  • IDX 6.636   -31,42   -0,47%
  • KOMPAS100 867   -5,52   -0,63%
  • LQ45 658   -5,19   -0,78%
  • ISSI 231   -0,99   -0,43%
  • IDX30 368   -3,06   -0,83%
  • IDXHIDIV20 455   -4,73   -1,03%
  • IDX80 99   -0,80   -0,81%
  • IDXV30 125   -1,37   -1,08%
  • IDXQ30 118   -1,17   -0,99%

BPJT: Jokowi tak bisa batalkan proyek 6 ruas tol


Rabu, 21 November 2012 / 14:41 WIB
ILUSTRASI. Lady Bird, salah satu film coming of age yang menceritakan kehidupan remaja dalam menjalani masa remajanya yang penuh lika-liku


Reporter: Edy Can | Editor: Edy Can


JAKARTA. Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) menyatakan, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) tak bisa membatalkan proyek pembangunan enam ruas tol dalam kota. Kepala BPJT Achmad Gani beralasan, pembatalan itu membutuhkan proses yang lama.

Gani mengatakan, proyek itu telah dirintis sejak jaman Gubernur Sutiyoso. "Kalau mau dibatalkan oleh Pemprov DKI, prosesnya dimulai lagi dari awal. Tata ruang diubah, Permen PU diubah, Pergub diubah," katanya, Rabu (21/11).

Achmad Gani menyatakan, proyek enam ruas tol dalam kota ini memang dibutuhkan dan telah lulus evaluasi. Dia mengatakan, jalan tol dalam kota masih sangat kurang. "Jakarta itu panjang jalannya masih sangat kurang. Sekarang ada yang mau bangun jalan swasta. Kok tidak boleh?"ungkap Achmad Gani.

Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto telah menyetujui pembangunan enam ruas tol dalam kota itu. Proyek itu sudah bisa dilelang dengan pemrakarsa Pemprov DKI Jakarta.

Jokowi sendiri tidak setuju proyek pembangunan jalan tol itu. Dia beralasan, proyek itu hanya bermanfaat bagi pengguna kendaraan pribadi saja. Sebaliknya, dia lebih setuju memperbaiki angkutan umum. (Adiatmaputra Fajar/Tribunnews)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×