kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   -25.000   -0,89%
  • USD/IDR 17.847   -12,00   -0,07%
  • IDX 6.195   68,05   1,11%
  • KOMPAS100 824   16,97   2,10%
  • LQ45 619   8,11   1,33%
  • ISSI 215   -1,05   -0,49%
  • IDX30 350   2,03   0,58%
  • IDXHIDIV20 428   1,77   0,41%
  • IDX80 94   1,01   1,10%
  • IDXV30 118   -0,67   -0,56%
  • IDXQ30 112   0,74   0,66%

BPDP Tingkatkan Kuota Beasiswa SDM Sawit untuk Perkuat Daya Saing Industri Nasional


Selasa, 02 Juni 2026 / 16:43 WIB
BPDP Tingkatkan Kuota Beasiswa SDM Sawit untuk Perkuat Daya Saing Industri Nasional
ILUSTRASI. ilustrasi dana pendidikan (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Leni Wandira | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) menaikkan kuota penerima Beasiswa SDM Sawit menjadi 5.000 orang pada 2026. Jumlah tersebut meningkat 25% dibandingkan kuota tahun lalu yang mencapai 4.000 penerima.

Kenaikan kuota ini menjadi yang terbesar sejak program Beasiswa SDM Sawit pertama kali dijalankan pada 2016. Hingga 2025, program tersebut telah menjangkau 13.265 mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia.

Direktur Penyaluran Dana Sektor Hilir BPDP Mohammad Alfansyah mengatakan, peningkatan kuota dilakukan untuk memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus menyiapkan kebutuhan tenaga kerja terampil di sektor perkebunan sawit.

Baca Juga: KPPU Denda Rp1 M kepada PT ITM Bhinneka Power atas Keterlambatan Notifikasi Akuisisi

"Tahun ini BPDP meningkatkan kuota penerima Beasiswa SDM Sawit menjadi 5.000 orang. Peningkatan ini merupakan komitmen kami untuk memberikan kesempatan yang lebih luas kepada generasi muda Indonesia dalam memperoleh pendidikan tinggi dan menyiapkan SDM unggul yang akan menjadi penggerak industri sawit di masa depan," ujarnya dalam media briefing, Selasa (2/6).

Program beasiswa ini menyasar mahasiswa jenjang diploma dan sarjana (S1) yang akan menempuh pendidikan di 42 lembaga pendidikan mitra BPDP yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Sasaran penerima meliputi keluarga pekebun, pekerja perkebunan, maupun masyarakat yang memiliki keterkaitan dengan sektor kelapa sawit.

Menurut Alfansyah, program tersebut juga menjadi salah satu bentuk pemanfaatan dana sawit untuk pengembangan sumber daya manusia. Selain mendukung pendidikan, beasiswa diharapkan dapat memperkuat regenerasi tenaga kerja perkebunan yang semakin dibutuhkan seiring berkembangnya industri sawit nasional.

Direktur Kelapa Sawit dan Aneka Palma Kementerian Pertanian Iim Mucharam menilai kebutuhan SDM berkualitas akan semakin penting di tengah tantangan industri sawit yang terus berkembang.

"Kelapa sawit merupakan komoditas strategis nasional yang membutuhkan dukungan SDM berkualitas. Tantangan industri sawit ke depan semakin kompleks sehingga regenerasi talenta perkebunan harus dipersiapkan sejak sekarang," katanya.

BPDP menjadwalkan pendaftaran Beasiswa SDM Sawit 2026 dibuka mulai 3 Juni 2026. Dengan kuota mencapai 5.000 penerima dan dukungan 42 perguruan tinggi mitra, program ini diharapkan mampu mempercepat regenerasi tenaga kerja sekaligus meningkatkan daya saing industri sawit nasional.

Baca Juga: BPS: Ekspor Januari-April Capai US$ 92,15 Miliar, Ditopang Industri Pengolahan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×