kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.850.000   19.000   0,67%
  • USD/IDR 17.086   37,00   0,22%
  • IDX 6.969   -20,26   -0,29%
  • KOMPAS100 958   -7,54   -0,78%
  • LQ45 701   -6,81   -0,96%
  • ISSI 249   -0,33   -0,13%
  • IDX30 383   -5,44   -1,40%
  • IDXHIDIV20 472   -8,98   -1,87%
  • IDX80 108   -0,82   -0,75%
  • IDXV30 131   -1,96   -1,48%
  • IDXQ30 124   -2,24   -1,77%

Bos BI beberkan 7 kebijakan untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan


Kamis, 22 Juli 2021 / 17:40 WIB
ILUSTRASI. Logo Bank Indonesia (BI) di gedung BI di Jakarta, Kamis (19/7). KONTAN/Cheppy A. Muchlis/19/07/2018


Reporter: Bidara Pink | Editor: Tendi Mahadi

Kelima, mempercepat dukungan sistem pembayaran yang cepat, mudah, murah, aman, dan handal, untuk penyaluran bantuan sosial (bansos) Pemerintah dan mendukung efisiensi transaksi secara online

Keenam, mendukung ekspor melalui perpanjangan batas waktu pengajuan pembebasan Sanksi Penangguhan Ekspor (SPE), dari semula berakhir 29 November 2020 menjadi sampai dengan 31 Desember 2022. 

Hal ini dilakukan untuk memanfaatkan momentum peningkatan permintaan negara mitra dagang dan kenaikan harga komoditas dunia. 

Ketujuh, memfasilitasi penyelenggaraan promosi perdagangan dan investasi serta melanjutkan sosialisasi penggunaan Local Currency Settlement (LCS) bekerja sama dengan instansi terkait. 

Pada Juli dan Agustus 2021 akan diselenggarakan promosi investasi dan perdagangan di Jepang, Amerika Serikat, Swedia, dan Singapura.

Selanjutnya: Gubernur BI sebut likuiditas perbankan sangat longgar

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×