kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Boediono ajak cendekiawan masuk politik praktis


Selasa, 18 Desember 2012 / 12:27 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi harga emas siang ini di Pegadaian, Rabu 8 September 2021. ANTARA FOTO/FB Anggoro/foc.


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Wakil Presiden Boediono meminta para cendekiawan tidak ragu-ragu memasuki kancah politik praktis meski seringkali menghadapi dilema. Menurutnya, cendekiawan dibutuhkan untuk mengangkat mutu institusi politik.

Boediono mengatakan, sejarah menunjukkan bahwa ada intelektual yang berhasil dan yang gagal dalam mengemban tugas sejarah itu. Menurutnya, di sinilah sebenarnya letak ujian utama yang memilah siapa pemimpin dan siapa bukan. "Saya yakin tantangan seperti itu tidak akan membuat intelektual kita, putra-putri terbaik kita, gamang," katanya saat membuka Silaturahim Kerja Nasional Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia di JCC, Selasa (18/12).  .

Boediono menegaskan kunci dari kemajuan suatu bangsa terletak pada kemampuan bangsa itu untuk membangun institusi-institusinya agar berfungsi dengan baik. Institusi-institusi itu mencakup institusi politik, ekonomi, hukum, sosial dan  semua intitusi yang merupakan pilar kehidupan berbangsa dan bernegara.

Menurutnya semua institusi harus dibangun dan ditata. Tapi, lanjutnya, institusi yang paling perlu diprioritaskan untuk ditata adalah institusi-institusi politik. "Institusi-institusi ini perlu didahulukan, sebab di institusi-institusi inilah aturan-aturan main induk kenegaraan ditentukan, aturan-aturan main yang akan menjadi acuan bagi aturan-aturan main di institusi-institusi lainnya," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×