kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

BNPT: Ada 34 WNI teridentifikasi pengikut ISIS


Senin, 25 Agustus 2014 / 23:15 WIB
ILUSTRASI. Menteri Keuangan Sri Mulyani menyampaikan keterangan pers bersama Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara dan Direktur Jenderal Pajak Kemenkeu Suryo Utomo, Jumat (24/2/2023). ANTARA FOTO/Galih Pradipta/foc.


Sumber: TribunNews.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Kepala Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) Ansyad Mbaai mengungkapkan sebanyak 34 Warga Negara Indonesia (WNI) teridentifikasi sebagai pengikut Negara Islam Irak dan Suriah atau ISIS. Mereka adalah wajah lama pelaku terorisme.

"Dari data BNPT kita pastikan 34 orang bergabung ke sana (ISIS). Identitas mereka ada dan mereka adalah teroris yang pernah ditangkap dan ditahan," kata Ansyad dalam diskusi 'Indonesia Merespons Ancaman ISIS' di Jakarta Pusat, Senin (25/8).

BNPT juga telah mendeteksi sejumlah jalur yang kerap digunakan WNI untuk bergabung ISIS menuju Irak dan Suriah. Para pengikut ISIS itu menjalani pelatihan dan pendidikan khusus menjadi tentara perang. "Untuk sampai ke Irak atau Suriah, pengikut ISIS lewat Turki atau Doha di Qatar," ucapnya.

Masih kata Ansyad, Pemerintah Indonesia sudah secara tegas menyatakan ISIS sebagai organisasi terlarang. Semua ulama dari organisasi kemasyarakatan berbasis Islam pun menolak kelompok radikal tersebut. (Muhammad Zulfikar)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×