kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.029   29,00   0,17%
  • IDX 7.095   -89,34   -1,24%
  • KOMPAS100 981   -11,73   -1,18%
  • LQ45 720   -6,96   -0,96%
  • ISSI 254   -3,11   -1,21%
  • IDX30 390   -2,97   -0,75%
  • IDXHIDIV20 485   -2,09   -0,43%
  • IDX80 111   -1,20   -1,08%
  • IDXV30 134   -0,38   -0,29%
  • IDXQ30 127   -0,82   -0,64%

BKPM targetkan realisasi investasi Rp 594,8 T


Minggu, 16 Agustus 2015 / 16:31 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menargetkan realisasi investasi senilai Rp 594,8 triliun untuk mengejar target pertumbuhan ekonomi 5,5%, sebagaimana asumsi dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2016.

Kepala BKPM Franky Sibarani menuturkan, target tersebut meningkat 14,5% dibanding target investasi tahun 2015 yang sebesar Rp 519,5 triliun.

“Dalam pidato pengantar nota keuangan Jumat (14/8) kemarin, Presiden Jokowi menyebutkan investasi swasta menjadi salah satu sektor yang diandalkan dalam mendukung pencapaian target pertumbuhan ekonomi tahun 2016,” kata Franky melalui keterangan tertulis, Minggu (16/8).

Franky merinci target realisasi investasi tahun 2016 diharapkan berasal dari sektor sekunder atau industri pengolahan sebesar Rp 313,5 triliun atau 52,7%, sektor tersier termasuk infrastruktur sebesar Rp 183,7 triliun atau 30,9%, serta sektor primer atau komoditas sebesar Rp 97,6 triliun atau 16,4%.

“BKPM berkeinginan investasi dapat mendukung transformasi ekonomi dari konsumsi ke produksi. Realisasi investasi yang fokus ke arah industri pengolahan dan infrastruktur dapat mendukung terciptanya fundamental ekonomi berbasis produksi,” sambung Franky.

Untuk mencapai target realisasi tersebut, BKPM tetap mempertahankan lima sektor yang menjadi fokus pemasaran investasi yaitu infrastruktur, industri, pertanian, maritim, serta pariwisata dan kawasan.

Sementara untuk negara, BKPM akan menambah negara fokus baru yakni Amerika Serikat, Inggris, Australia, Persatuan Emirat Arab serta negara-negara Timur Tengah lainnya. (EStu Suryowati)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×