kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

BKPM: Sudah Ada 8 Investor Jajaki Proyek Peta Peluang Investasi (PPI) 2022


Jumat, 16 Desember 2022 / 13:33 WIB
BKPM: Sudah Ada 8 Investor Jajaki Proyek Peta Peluang Investasi (PPI) 2022
ILUSTRASI. Petugas melayani pengurusan perizinan usaha di ruang Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Pusat di Gedung BKPM, Jakarta, Selasa (7/7/2020). BKPM: Sudah Ada 8 Investor Jajaki Proyek Peta Peluang Investasi (PPI) 2022.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  BADUNG. Kementerian Investasi atau Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) telah meluncurkan penyusunan Peta Peluang Investasi (PPI) pada hari ini, Jumat (16/11) di Badung, Bali. 

PPI ini digadang mampu memudahkan investor dalam mengambil keputusan untuk menanamkan modal ke Indonesia. Pun harapannya, bisa mendongkrak capaian investasi Indonesia. 

Deputi Bidang Perencanaan Penanaman Modal BKPM Indra Darmawan mengatakan sudah ada delapan investor yang melakukan penjajakan, dengan adanya PPI ini. 

Baca Juga: Upaya Kementerian Investasi Mendorong UMKM Tembus Pasar Global

“Delapan investor yang melakukan penjajakan ini ikut nimbrung (bergabung) saat kami membuat kajian. Tidak pakai lama, mereka tertarik,” tutur Indra saat ditemui awak media. 

Pemintaan calon investor dalam tahap penjajakan awal ini ada dalam proyek Perkebunan Pisang Terintegrasi dengan Industri Pengolahannya di Kabupaten Malang, Industri Garam Farmasi di Jawa Timur. 

Kemudian industri bioetanol, industri Wing In Ground di Kepulauan Riau, industri alat dan kesehatan serta hortikultura komoditas jeruk siam madu di Sumatra Utara, budidaya rumput laut di Sulawesi Selatan, dan Peternakan sapi pedaging terintegrasi di NTB. 

Baca Juga: Investor Berhak Gunakan Lahan IKN hingga 180 Tahun, Bahlil: Ini Bukan Ngemis

Indra belum bisa memerinci siapa saja calon investor yang berminat tersebut. Namun, ia mengatakan mayoritas investor tersebut berasal dari dalam negeri. 

Pun, Indra belum bisa memerinci berapa nilai investasi yang berpotensi timbul dari penjajakan delapan investor ini. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×