kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

BKPM pasang pertumbuhan 15%, ekonom bilang Indonesia tidak PD


Senin, 24 Januari 2011 / 06:46 WIB


Reporter: Bambang Rakhmanto |

JAKARTA. Naiknya 1 knotch peringkat Indonesia dalam Moody's tidak membuat pemerintah percaya diri menarik para investor. Badan Koordinasi Penanaman Modal hanya berani menargetkan realisasi investasi asing mencapai Rp 240 triliun di tahun ini.

Kepala BKPM Gita Wirjawan mengungkapkan target 2011 meningkat 15% dari realisasi investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA) tahun 2010.

"Bisa dicapai dengan catatan inflasi masih dalam batas wajar," ujarya.

Ekonom Danareksa Research Institute Purbaya Yudhi Sadewa menilai target yang ditetapakan BKPM terlalu konservatif. "Harusnya bisa mencapai 18%," tutur Purbaya, Minggu (23/1).

Melihat pertumbuhan ekonomi yang diasumsikan pemerintah di tahun ini mencapai 6,4% bisa menjadi indikator masuknya para investor baik itu PMA atau PMDN. ”Para investor yang masuk kedalam negeri bukan brtujuan membangun negeri tetapi ingin ikut serta mencicipi kue pembangunan,” imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×