kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Bila mangkir, KPK panggil paksa Hary Tanoe


Rabu, 13 Juni 2012 / 16:37 WIB
ILUSTRASI. Direktur Utama Bank bjb Yuddy Renaldi (depan) bersama Direktur Operasional Tedi Setiawan (belakang). ANTARA FOTO/Novrian Arbi/hp.


Reporter: Dea Chadiza Syafina | Editor: Edy Can

JAKARTA. Chief Executive Officer PT Bhakti Investama Tbk (BHIT) Hary Tanoesoedibjo tidak memenuhi pemanggilan pertama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Bila tetap mangkir, KPK akan memanggil paksa Hary Tanoe tersebut.

KPK telah memanggil Hary Tanoe untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam dugaan suap, Rabu (13/6). Namun, Hary Tanoe tidak memenuhi pemanggilan tersebut.

KPK akan kembali mengirimkan surat undang resmi kepada Hary Tanoe. "Jadi kalau sampai dibilang tidak mengirim undanga, KPK akan mengirim undangan lagi untuk yang kedua kalinya," kata Wakil ketua KPK Bambang Widjojanto, Rabu (13/6).

KPK akan memanggil paksa Hary Tanoe bila enggan menjalani pemeriksaan. "Kalau saksi dalam proses penyidikan ini mengingkari proses undangan ini, akan ada hukum acara untuk itu, misalnya dipanggil paksa," tandasnya.

Pemanggilan Hary Tanoe ini terkait dugaan suap pegawai pajak. Sebelumnya, KPK telah menangkap mantan Kepala Seksi Pengawasan dan Konsultasi Kantor Pelayanan Pajak Pratama Sidoarjo Tommy Hindratno dan pengusaha James Gunarjo.

Dari penangkapan itu, KPK menyita uang sebesar Rp 280 juta yang diduga untuk penyuapan. KPK menduga uang ini terkait erat dengan kasus pajak Bhakti Investama.

KPK telah menetapkan Tommy dan James sebagai tersangka. Selain itu, KPK juga telah mencekal Komisaris Independen Bhakti Investama Antonius Z. Tobeng.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×