kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

BI Tunggu Penyelidikan Polri dan Polisi Australia


Selasa, 20 Juli 2010 / 19:47 WIB
BI Tunggu Penyelidikan Polri dan Polisi Australia


Reporter: Ruisa Khoiriyah | Editor: Djumyati P.

BANDUNG. Bank Indonesia masih menunggu hasil pembicaraan antara Kepolisian RI (Polri) dengan Polisi Federal Australia terkait isu suap proyek pengadaan uang pejabat BI oleh bank sentral Australia (RBA), sebelum memutuskan untuk melempar somasi baik kepada Harian The Age yang pertama kali memunculkan isu ini maupun kepada Radius, whistle blower kasus tersebut.

Deputi Gubernur BI Budi Rochadi menuturkan, Polri sudah melakukan pembicaraan dengan Kepolisian Federal Australia soal kasus isu suap tersebut. "Polri dan Polisi Australia baru ketemu kemarin, saya belum diberi laporan hasilnya bagaimana, mudah-mudahan tidak ada apa-apa," katanya di Bandung, Selasa (20/7).

Budi menilai, kasus isu suap tersebut meletus sekadar imbas dari pertentangan alias persaingan usaha di antara para broker proyek pengadaan uang. "Jadi mereka saling menjelekkan, lalu nama BI terbawa-bawa," ujarnya.

Namun dari BI sendiri meyakini, penyuapan itu tidak ada. "Tidak ada suap," tegas Budi. BI saat ini ingin fokus mempertegas benar tidaknya isu yang dimunculkan koran Australia tersebut. "Kami terus bekerjasama dengan Polri, dan yang sekarang kami usahakan adalah benar tidaknya berita itu," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×