kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

BI Sudah Beli SBN Sebesar Rp 3,56 Triliun di Pasar Perdana Per 8 Februari 2022


Kamis, 10 Februari 2022 / 15:51 WIB
ILUSTRASI. Obligasi.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) terus memegang teguh komitmennya untuk membantu pemerintah dalam melakukan pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). 

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, hal ini dilakukan dengan melanjutkan pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar perdana untuk pendanaan APBN 2022. “Dari awal tahun hingga 8 Februari 2022, kami sudah membeli SBN di pasar perdana sebesar Rp 3,56 triliun,” aku Perry dalam pembacaan hasil RDG BI, Kamis (10/2) secara daring. 

Perry menambahkan, pembelian tersebut lewat mekanisme lelang utama seusai dengan keputusan bersama Menteri Keuangan dan Gub BI yang berlaku hingga 31 Desember 2022. 

Baca Juga: BI Sudah Injeksi Likuiditas Sebesar Rp 10,34 Triliun Hingga 8 Februari 2022

Selain melakukan pembelian SBN di pasar perdana, BI juga masih melakukan injeksi likuiditas atau quantitative easing (QE) untuk memastikan likuiditas cukup untuk proses pemulihan ekonomi. 

Dari awal tahun 2022 hingga 8 Februari 2022, Bi terpantau sudah melakukan penambahan likuiditas sebesar Rp 10,34 triliun. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×