kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.622.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 18.015   32,00   0,18%
  • IDX 6.174   -22,50   -0,36%
  • KOMPAS100 806   -5,49   -0,68%
  • LQ45 611   -3,58   -0,58%
  • ISSI 214   -0,55   -0,26%
  • IDX30 344   -2,04   -0,59%
  • IDXHIDIV20 426   -2,92   -0,68%
  • IDX80 92   -0,59   -0,64%
  • IDXV30 116   -0,54   -0,46%
  • IDXQ30 110   -0,86   -0,78%

BI persilakan pegawai bank gunakan hak pilih


Selasa, 10 Juli 2012 / 19:18 WIB
ILUSTRASI. Pembangunan perumahan di Tangerang Selatan, Kamis (12/11)./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/12/11/2020.


Reporter: Dea Chadiza Syafina | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. Bank Indonesia mengeluarkan kebijakan kepada seluruh karyawan Bank Indonesia, termasuk juga bank badan usaha milik negara (BUMN) dan juga bank swasta lainnya, untuk menggunakan hak pilih dalam pemilihan umum kepala daerah (Pilkada) DKI Jakarta yang akan dilangsungkan pada Rabu (11/7) esok hari.

Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution menyebut pihaknya tidak mengeluarkan kebijakan untuk libur terkait kegiatan Pilkada DKI Jakarta ini. Hal ini karena, pemilihan umum hanya berlangsung di provinsi DKI Jakarta saja, dan tidak di seluruh Indonesia.

"Bank Indonesia tidak libur. Kantor kami banyak. Pilkada hanya di DKI Jakarta saja, jadi tidak mungkin Bank Indonesia di seluruh Indonesia ikut libur," tutur Darmin seusai rapat dengan Badan Anggaran di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (10/7).

Darmin mempersilakan pegawai BI untuk menggunakan hak suaranya dalam Pilkada DKI Jakarta. Setelah menggunakan hak pilihnya, diharapkan para pegawai BI di Jakarta dapat melanjutkan aktivitas bekerja kembali. "Kami memberi kelonggaran untuk mencoblos dalam setengah hari. Tetapi setelah itu tetap masuk kerja. Ada toleransi saja," kata Darmin.

Kebijakan kelonggaran untuk mencoblos ini, lanjut Darmin, sekiranya juga akan diikuti oleh bank swasta lainnya di Jakarta. BI tidak mengeluarkan kebijakan untuk libur pada hari Pilkada DKI Jakarta dengan alasan tetap harus melayani masyarakat.

"Untuk waktu masuk kerja tidak kami rinci, tapi kami beri kelonggaran untuk mencoblos. Setelah itu masuk kerja. Karena tujuannya hanya untuk menggunakan hak pilih." ucap Darmin.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×