kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45874,12   -12,06   -1.36%
  • EMAS1.329.000 -0,67%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

BI: Penukaran Uang Tunai Per Orang Sebesar Rp 3,8 Juta


Senin, 20 Maret 2023 / 14:49 WIB
BI: Penukaran Uang Tunai Per Orang Sebesar Rp 3,8 Juta
ILUSTRASI. Bank Indonesia (BI) membatasi penukaran uang sebesar Rp 3,8 juta per orang untuk pecahan Rp 1.000 hingga Rp 20.000.


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) membatasi penukaran uang sebesar Rp 3,8 juta per orang. Adapun Bank Indonesia telah menyediakan uang tunai untuk kebutuhan Ramadan dan Idulfitri sebesar Rp 195 triliun tahun ini.

Kepala Departemen Pengelolaan Uang BI Marlison Hakim mengatakan, penetapan paket Rp 3,8 juta per orang akan berisi setiap pecahan Rp 1.000 sampai Rp 20.000 untuk masing-masing satu pack.

"Hal itu dilakukan supaya distribusi ke masyarakat merata," ucap dia di Gedung Bank Indonesia, Senin (20/3).

Marlison menambahkan, untuk layanan perbankan, sepanjang masyarakat memiliki rekening bank bisa melakukan penarikan dengan cara membebani rekening bank masing-masing, baik debit, QRIS, dan lainnya. 

Baca Juga: BI Sediakan Layanan 2.877 Titik Penukaran Uang di Luar Pulau Jawa

Dia mengatakan setiap orang yang ingin mengetahui waktu dan lokasi penukaran uang, bisa melalui aplikasi PINTAR. Caranya mendaftar terlebih dahulu sekaligus membawa bukti layanan penukaran pada waktu yang diinginkan.

"Pada saat menukar tinggal membawa nomor bukti penukaran. Kami akan melayani, termasuk masyarakat yang belum masuk ke aplikasi PINTAR yang datang langsung ke lokasi juga dilayani untuk melakukan penukaran sepanjang modal atau ketersediaan uang masih ada," kata dia. 

Sementara itu, Marlison menerangkan BI telah menyiapkan penukaran bagi sekitar 500 orang setiap titik layanan. 

Baca Juga: Naik 8,22%, BI Siapkan Uang Rp 195 Triliun untuk Kebutuhan Ramadan dan Idul Fitri

"Berdasarkan pengalaman, awal-awal biasanya masih sekitar 200 hingga 300 orang, tetapi mendekati Lebaran akan makin meningkat bahkan lebih dari 500 orang. Hal itu sudah dijaga, diperhatikan, dan frekuensi akan makin meningkat menjelang Ramadan," ujar dia.

Marlison menyebut perbankan sudah memastikan semua ATM dan terminal uang elektronik tetap terisi dan terjaga saat Ramadan dan Lebaran sehingga kebutuhan masyarakat akan rupiah dapat terpenuhi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Success in B2B Selling Omzet Meningkat dengan Digital Marketing #BisnisJangkaPanjang, #TanpaCoding, #PraktekLangsung

[X]
×