kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.073   73,00   0,41%
  • IDX 5.864   -77,44   -1,30%
  • KOMPAS100 776   -9,66   -1,23%
  • LQ45 583   -5,66   -0,96%
  • ISSI 204   -2,06   -1,00%
  • IDX30 330   -3,56   -1,07%
  • IDXHIDIV20 408   -3,80   -0,92%
  • IDX80 88   -1,02   -1,15%
  • IDXV30 112   -1,75   -1,54%
  • IDXQ30 107   -1,28   -1,18%

BI pangkas suku bunga, ekonom BCA: Saat ini yang penting efektivitas kebijakan fiskal


Kamis, 18 Juni 2020 / 21:44 WIB
ILUSTRASI. asil RDG —— Logo Bank Indonesia (BI) di gedung BI di Jakarta, Kamis (19/7). RDG memutuskan mempertahankan BI seven day reverse repo rate sebesar 5,25%, suku bunga deposit facility tetap 4,50% dan suku bunga lending facility tetap di 6,00%. KONTAN/Cheppy A


Reporter: Bidara Pink | Editor: Tendi Mahadi

Selain konsumsi pemerintah, David melihat masih adanya peluang dari investasi langsung untuk menopang pertumbuhan ekonomi. Untuk itu, ia mengimbau agar Indonesia tetap getol dalam mencari investor agar setelah Covid-19, investasi langsung bisa melejit.

Lebih lanjut, untuk ke depannya David tetap melihat adanya ruang bagi pelonggaran moneter kembali. Hal ini ditopang dengan inflasi yang rendah, neraca perdagangan yang masih surplus, serta kondisi rupiah yang masih stabil.

Baca Juga: Pemangkasan suku bunga BI dinilai belum mampu dorong penguatan IHSG

Namun, ia mengingatkan agar porsi stimulus moneter juga perlu diukur. 

"Dari moneter memang ada ruang. Tapi, tidak boleh overdosis juga. Harus melihat perkembangan dulu. BI juga bisa melakukan pelonggaran tidak hanya suku bunga acuan, tapi juga lewat GWM, RIM, dan lain-lain," tandasnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×