kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.935   35,00   0,20%
  • IDX 6.332   -7,92   -0,12%
  • KOMPAS100 837   -2,26   -0,27%
  • LQ45 633   -3,88   -0,61%
  • ISSI 218   -0,50   -0,23%
  • IDX30 356   -2,13   -0,60%
  • IDXHIDIV20 441   -2,28   -0,51%
  • IDX80 95   -0,54   -0,56%
  • IDXV30 119   0,11   0,09%
  • IDXQ30 114   -0,77   -0,67%

BI: Nilai transaksi e-commerce Februari 2021 naik 45,28%


Kamis, 15 April 2021 / 19:24 WIB
ILUSTRASI. BI: Nilai transaksi e-commerce Februari 2021 naik 45,28%


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Semakin berkembangnya digitalisasi, Bank Indonesia (BI) melihat ekosistem digital makin diminati oleh masyarakat, termasuk ekosistem berbelanja daring lewat e-commerce

Asisten Gubernur, Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI, Filianingsih Hendarta, mengungkapkan, preferensi masyarakat akan belanja daring terlihat dari pertumbuhan transaksi e-commerce pada awal tahun ini. 

“Pada Februari 2021, nominal transaksi e-commerce mencapai Rp 27,2 triliun atau naik 45,28% yoy,” ujar Fili dalam taklimat media menyambut Lebaran, Rabu (14/3). 

Peningkatan penjualan daring juga terbukti dari peningkatan volume penjualan e-commerce selama bulan Februari yang tercatat 174,6 juta transaksi atau naik 107,1% yoy. 

Baca Juga: Perkuat kanal digital, ini rencana bisnis Astra Life ke depan

Filli juga menegaskan, preferensi belanja daring diperkuat dengan kondisi Covid-19. Dengan belanja daring, masyarakat tidak perlu bergerak ke departement store dan meminimalisir kontak dengan orang lain. 

Tak hanya itu, persediaan barang di e-commerce juga terpantau banyak ragam. Mulai dari makanan dan minuman, personal care, perlengkapan rumah tangga dan lainnya, bahkan barang-barang terkait hobi. 

Seiring dengan preferensi belanja daring yang meningkat, BI juga mencatat adanya peningkatan volume digital banking. Dalam hal ini, seperti mobile internet banking dan SMS banking. 

Tak hanya itu, preferensi masyarakat untuk membayar dengan menggunakan QR Code Indonesian Standard (QRIS) juga meningkat, pun jumlah merchant yang tergabung dalam QRIS. 

“Hingga Februari 2021, merchantnya meningkat dari 1,7 juta sekarang mencapai 6,7 juta. artinya, kita melihat ini cerminan akseptasi digital payment,” tandas Fili. 

Selanjutnya: Lebaran Tahun Ini Lebih Semarak, Roda Ekonomi bisa Berputar Kencang

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×