kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.617   64,00   0,36%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

BI: Laju inflasi Maret akan di bawah level 0,1%


Rabu, 28 Maret 2012 / 18:18 WIB
ILUSTRASI. Petugas Kepolisian melakukan olah TKP ledakan di Gereja Hati Yesus Yang Mahakudus atau Katedral Makassar, Minggu (28/3/2021). TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Bank Indonesia (BI) memprediksi, laju angka inflasi bulan Maret tidak akan terlalu besar. BI memprediksi, laju inflasi hanya akan sebesar 0,08%.

"Tingkat inflasi sampai minggu tiga bulan Maret akan di bawah 0,1%. Kisaran inflasi sebesar 0,08%," kata Gubernur BI Darmin Nasution di kantor Wakil Presiden, Rabu(28/3).

Darmin juga menjelaskan, secara umum, tidak ada komoditas yang mengalami lonjakan harga terlalu tinggi. Bahkan, sejumlah harga komoditas seperti beras cenderung turun. Sedangkan harga komoditas yang konsisten naik diantaranya cabe merah, cabe rawit, serta minyak goreng curah.

Sementara itu, dampak kenaikan harga premium dan solar terhadap tingkat laju inflasi, berpatok pada pengalaman kenaikan harga BBM sebelum pada Maret 2005 dan Mei 2008.

BI memperkirakan, dengan kenaikan harga BBM sebesar Rp 1.500 per liter, maka laju inflasi akan bertambah 2,43% selama 2012. Sehingga, perkiraan inflasi tahun ini akan berkisar 6,75% hingga 6,8%.

Sementara itu, jika tidak ada kenaikan harga BBM, BI memperkirakan tingkat inflasi 2012 akan mencapai 4,3%- 4,4%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×