kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.085.000   40.000   1,31%
  • USD/IDR 16.809   26,00   0,15%
  • IDX 8.235   0,22   0,00%
  • KOMPAS100 1.156   -1,44   -0,12%
  • LQ45 834   -3,53   -0,42%
  • ISSI 293   0,28   0,09%
  • IDX30 440   -3,60   -0,81%
  • IDXHIDIV20 527   -6,48   -1,22%
  • IDX80 129   -0,27   -0,21%
  • IDXV30 143   -1,25   -0,87%
  • IDXQ30 141   -1,73   -1,21%

BI : Harga komoditas turun, inflasi melandai


Rabu, 27 Juni 2012 / 21:30 WIB
BI : Harga komoditas turun, inflasi melandai
ILUSTRASI. Promo HokBen hari ini 9 Juni 2021 menawarkan menu seharga Rp 20.000. Dok: Instagram HokBen


Reporter: Herlina Kartika Dewi | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Penurunan harga komoditas yang terjadi akhir-akhir ini menyebabkan tekanan pada inflasi menurun. Sehingga, Bank Indonesia memperkirakan, inflasi akan berada pada batas bawah dari target inflasi tahun ini.

Deputi Gubernur Bank Indonesia Hartadi A. Sarwono mengungkapkan, jika melihat situasi dunia yang masih belum pulih, kecenderungan angka inflasi sepanjang tahun ini masih akan rendah. Bahkan, ia bilang, inflasi akan cenderung bergerak ke batas bawah.

Tahun ini, BI mematok kisaran inflasi sebesar 4,5% plus minus 1%. Jika mengarah ke batas bawah, artinya inflasi bisa jadi bakal mendekati kisaran 3,5%.

Hartadi bilang, pemerintah harus hati-hati untuk mengendalikan agar tidak terjadi lonjakan permintaan. Pasalnya, pertumbuhan ekonomi Indonesia ditopang oleh konsumsi domestik yang cukup besar. Makanya, "Dari sisi suplai harus mencukupi," katanya Rabu (27/6).

Nah, dalam penyediaan pasokan, pemerintah juga harus berhati-hati jika memenuhi pasokan dari impor. Alasannya, Hartadi bilang impor dalam jumlah besar justru akan menambah tekanan inflasi. Sehingga, sebisa mungkin inflasi dari sisi permintaan harus dijaga terlebih dahulu.

Meski nilai tukar rupiah terdepresiasi, BI tak khawatir hal ini bakal berdampak besar terhadap inflasi. Pasalnya, depresiasi nilai tukar ini dibarengi dengan penurunan harga komoditas dunia. "Harga komoditas dunia yang turun juga membuat kami cukup optimistis tekanan dari global tidak terlalu berpengaruh," kata Hartadi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×