kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   -25.000   -0,89%
  • USD/IDR 17.847   -12,00   -0,07%
  • IDX 6.195   68,05   1,11%
  • KOMPAS100 824   16,97   2,10%
  • LQ45 619   8,11   1,33%
  • ISSI 215   -1,05   -0,49%
  • IDX30 350   2,03   0,58%
  • IDXHIDIV20 428   1,77   0,41%
  • IDX80 94   1,01   1,10%
  • IDXV30 118   -0,67   -0,56%
  • IDXQ30 112   0,74   0,66%

BI Diproyeksi Masih Tahan Suku Bunga di Level 5,75%


Rabu, 18 Oktober 2023 / 20:30 WIB
BI Diproyeksi Masih Tahan Suku Bunga di Level 5,75%
ILUSTRASI. BI diyakini tidak akan mengubah kebijakan suku bunga acuan dalam Rapat Dewan Gubernur BI bulan Oktober 2023.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) diyakini tidak akan mengganti kebijakan suku bunga acuan dalam Rapat Dewan Gubernur BI bulan Oktober 2023.

Kepala Ekonom Bank Mandiri Andry Asmoro mengungkapkan, BI masih akan menahan suku bunga acuan di level 5,75% pada bulan ini.

"Suku bunga acuan dalam RDG BI Oktober 2023 tetap," tegas Andry kepada Kontan.co.id, belum lama ini.

Andry pun melihat, kemungkinan suku bunga acuan tetap di level tersebut setidaknya bertahan hingga akhir tahun 2023.

Baca Juga: Penerbitan Green Bond di Indonesia Diprediksi Semakin Semarak

Dengan kata lain, suku bunga acuan pada tahun ini akan ditutup pada level 5,75%. Meskipun, ketidakpastian pasar keuangan global masih tinggi.

Namun, Andry memberi catatan, kondisi tersebut seiring dengan asumsi puncak suku bunga bank sentral Amerika Serikat (AS) juga di level 5,75%.

Andry menambahkan, salah satu faktor penentu dalam kebijakan suku bunga memang ada pada tingkat inflasi.

Lebih lanjut, Gubernur BI Perry Warjiyo akan mengumumkan hasil rapat dewan gubernur pada Kamis (19/10) mulai pukul 14.00 WIB.

Masyarakat bisa menyaksikan hasil tersebut di kanal Youtube Bank Indonesia maupun Instagram @bank_indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×