kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.743.000   5.000   0,18%
  • USD/IDR 18.200   150,00   0,83%
  • IDX 5.342   -252,63   -4,52%
  • KOMPAS100 698   -37,93   -5,15%
  • LQ45 527   -30,67   -5,50%
  • ISSI 185   -9,94   -5,11%
  • IDX30 298   -17,74   -5,61%
  • IDXHIDIV20 370   -21,50   -5,49%
  • IDX80 79   -4,39   -5,24%
  • IDXV30 102   -4,22   -3,96%
  • IDXQ30 96   -6,26   -6,12%

BI Diprediksi Tahan Suku Bunga 4,75%, Stabilitas Rupiah Jadi Prioritas


Rabu, 22 April 2026 / 10:00 WIB
BI Diprediksi Tahan Suku Bunga 4,75%, Stabilitas Rupiah Jadi Prioritas
ILUSTRASI. Logo Bank Indonesia (BI) di gedung BI, Jakarta (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Noverius Laoli

Ke depan, inflasi diperkirakan kembali mereda pada April seiring normalisasi harga pasca-Lebaran. Namun, risiko tetap terbuka, terutama dari potensi kenaikan harga energi global.

Dari sisi eksternal, surplus neraca perdagangan Indonesia pada Februari 2026 tercatat US$1,27 miliar. Meski masih surplus, angka ini turun tajam 59,03% dibandingkan tahun lalu akibat pertumbuhan ekspor yang lebih lambat dibanding impor.

Impor yang meningkat, terutama barang modal dan bahan baku, mencerminkan aktivitas industri yang masih solid, sejalan dengan indeks PMI manufaktur yang berada di level ekspansif 53,8.

Baca Juga: Rupiah Menguat Tipis ke Rp 17.168 per Dollar AS, BI Diperkirakan Tahan Suku Bunga

Meski demikian, tekanan global terus membayangi pasar keuangan domestik. Rupiah melemah ke kisaran Rp17.125 per dolar AS, walaupun masih relatif terkendali berkat intervensi BI.

Cadangan devisa yang turun tetap berada di level aman, setara sekitar enam bulan impor.

Dalam situasi ini, BI menghadapi dilema kebijakan. Pelonggaran suku bunga terlalu cepat berisiko memperlemah rupiah dan memperbesar arus keluar modal. Sebaliknya, kebijakan yang terlalu ketat dapat menahan laju pertumbuhan ekonomi.

Karena itu, pendekatan wait and see dinilai paling realistis. Menahan suku bunga di level saat ini menjadi opsi untuk menjaga keseimbangan antara stabilitas eksternal dan pengendalian inflasi di tengah ketidakpastian global yang belum mereda.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Apa dampak bagi saya, jika saya...

Tag


TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×