kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.964.000   20.000   1,03%
  • USD/IDR 16.489   113,00   0,69%
  • IDX 7.771   -180,81   -2,27%
  • KOMPAS100 1.082   -24,22   -2,19%
  • LQ45 794   -17,88   -2,20%
  • ISSI 263   -5,59   -2,08%
  • IDX30 412   -9,22   -2,19%
  • IDXHIDIV20 479   -9,02   -1,85%
  • IDX80 119   -3,01   -2,46%
  • IDXV30 129   -3,65   -2,76%
  • IDXQ30 133   -2,74   -2,01%

BI: Arus Modal Asing Masuk Rp 8,61 Triliun pada Pekan Pertama Tahun Ini


Senin, 08 Januari 2024 / 05:00 WIB
BI: Arus Modal Asing Masuk Rp 8,61 Triliun pada Pekan Pertama Tahun Ini
ILUSTRASI. Pejalan kaki melintas di depan gedung Bank Indonesia (BI) di Jakarta, Jumat (9/12). KONTAN/Cheppy A. Muchlis/12/12/2016


Reporter: Bidara Pink | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Terdapat aliran modal asing yang masuk ke pasar keuangan dalam negeri pada pekan pertama Januari 2024.  Berdasarkan data transaksi yang dihimpun Bank Indonesia (BI) periode 2 Januari 2024 hingga 4 Januari 2024, nonresiden beli neto Rp 8,61 triliun. 

Direktur Eksekutif, Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono mengungkapkan, nonresiden beli neto baik di pasar surat berharga negara (SBN), pasar saham, dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI). 

“Asing beli neto Rp 5,07 triliun di pasar SBN, beli neto Rp 1,47 triliun di pasar saham, dan beli neto Rp 2,08 triliun di SRBI,” tutur Erwin dalam keterangannya, Jumat (5/1). 

Meski ada aliran modal asing yang masuk ke pasar keuangan dalam negeri, premi risiko investasi di Indonesia terpantau naik. 

Baca Juga: Ini 5 Kementerian dan Lembaga dengan Sumbangan PNBP Terbesar ke Kas Negara

Terlihat dari premi credit default swap (CDS) Indonesia 5 tahun per 4 Januari 2024 yang sebesar 75,01 bps atau naik dari 68,45 bps per 29 Desember 2023. 

Dengan perkembangan tersebut, data setelmen dari awal 2024 hingga4 Januari 2024 menunjukkan, adanya arus modal asing yang masuk secara neto ke pasar SBN, pasar saham, maupun SRBI. 

Terpantau, dana asing masuk Rp 1,79 triliun ke pasar SBN ,masuk Rp 2,40 triliun ke pasar saham, dan Rp 2,73 triliun di SRBI. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] AI-Powered Scenario Analysis AYDA dan Penerapannya, Ketika Debitor Dinyatakan Pailit berdasarkan UU. Kepailitan No.37/2004

[X]
×