kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

BI arahkan defisit transaksi berjalan ke 2,5%


Kamis, 21 Agustus 2014 / 17:19 WIB
ILUSTRASI. Peresmian kantor baru PT Valbury Asia Futures (VAF) di Jakarta.


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Bank Indonesia (BI) memfokuskan untuk menurunkan defisit neraca transaksi berjalan. Defisit akan diarahkan menuju level 2,5% dari produk domestik bruto (PDB).

Gubernur BI Agus Martowardojo mengatakan, pihaknya akan mempertahankan posisi kebijakan moneter ketat. BI ingin mendorong penyehatan transaksi berjalan agar defisit mengarah ke level 2,5% dari PDB.

"Sekarang 2014 transaksi berjalan masih akan ada di kisaran 3%. Kita harus terus usaha menyehatkan agar itu jadi di kisaran yang suistanable yaitu 2,5%," ujar Agus yang dijumpai di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Kamis (21/8).

Sebagai informasi, defisit transaksi berjalan pada triwulan II 2014 sebesar US$ 9,1 miliar atau 4,27% dari PDB. Hingga akhir tahun, BI memperkirakan defisit mencapai 3,2% dari PDB atau turun tipis dibanding tahun lalu yang sebesar 3,33% dari PDB.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×