kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.570.000   20.000   0,78%
  • USD/IDR 18.198   13,00   0,07%
  • IDX 5.172   -93,78   -1,78%
  • KOMPAS100 668   -14,26   -2,09%
  • LQ45 525   -8,08   -1,52%
  • ISSI 174   -4,66   -2,60%
  • IDX30 295   -4,42   -1,48%
  • IDXHIDIV20 394   -4,98   -1,25%
  • IDX80 77   -1,68   -2,13%
  • IDXV30 109   -2,15   -1,94%
  • IDXQ30 99   -1,19   -1,18%

Bertemu Sekjen EFTA, Wamendag apresiasi penerimaan terhadap kelapa sawit Indonesia


Jumat, 07 Mei 2021 / 16:16 WIB
ILUSTRASI. Bertemu Sekjen EFTA, Wamendag apresiasi penerimaan terhadap kelapa sawit Indonesia


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli

Jerry juga menilai bahwa teknologi perkebunan, pemupukan, pengolahan air, pengolahan dan berbagai hal yang berkaitan dengan industri kelapa sawit terus berkembang. Ini membuat kelapa sawit akan makin efisien secara ekologis. Selain itu standarisasi produksi dan lingkungan kelapa sawit juga semakin ketat.

“jadi sebenarnya produk kelapa sawit kita itu sudah melewati berbagai standarisasi dan penjaminan mutu produk serta dampaknya dalam berbagai sisi. Banyak sertifikasi yang harus dipenuhi dan itu tidak mudah karena melibatkan berbagai Lembaga yang kompeten,” tambah Wamendag.

Untuk itu ia berharap bahwa parlemen dan eksekutif Uni Eropa melihat dengan kerangka yang lebih luas, bukan hanya dalam perspektif persaingan dagang. Ia berharap kelapa sawit justru memicu inovasi baru untuk menghasilkan minyak nabati yang makin baik dan murah.

Indonesia saat ini sedang bersiap menghadapi sidang-sidang mengenai diskriminasi kelapa sawit oleh Uni Eropa di WTO. Sidang kasus berkode DS 593 tersebut dihadapi optimis oleh Pemerintah Indonesia khususnya Kementerian Perdagangan.

Selanjutnya: Catatkan kinerja positif di kuartal I 2021, begini tanggapan Sampoerna Agro (SGRO)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×