Reporter: Adi Wikanto | Editor: Adi Wikanto
KONTAN.CO.ID - Jakarta. Bersamaan dengan peringatan Sumpah Pemuda ke-98, aksi unjuk rasa besar dijadwalkan terjadi di Jakarta hari ini, Rabu 28 Oktober 2026. Unjuk rasa ini bukan hanya diikuti oleh mahasiswa, tapi juga buruh dan petani serta elemen masyarakat sipil lainnya.
Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) bersama elemen mahasiswa dan masyarakat sipil berencana menggelar demonstrasi bertajuk #IndonesiaSadar di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Rabu (28/10/2026) pukul 14.00 WIB.
Kepala Departemen Kajian Strategis BEM UI 2026 Namora Siahaan mengatakan, aksi tersebut tidak hanya melibatkan mahasiswa, tetapi juga buruh, petani, dan berbagai kelompok masyarakat sipil lainnya.
Menurut Namora, Bundaran HI akan dijadikan ruang bersama bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan menyuarakan persoalan yang mereka hadapi.
“Pelaksanaan aksi di tanggal 28 di Bundaran HI nanti, itu tidak hanya menjadi tempat aksi bagi mahasiswa semata, tapi juga jadi tempat aksi bagi mahasiswa, buruh, tani, dan seluruh unsur-unsur rakyat,” ujar Namora saat ditemui dalam konsolidasi aksi #IndonesiaSadar di Pusat Kegiatan Mahasiswa (Pusgiwa) UI, Depok, Senin (26/10/2026) malam.
Baca Juga: Kejar Kemandirian Obat, Pesiden Prabowo Minta BRIN Percepat Riset Vaksin Malaria
BEM UI siapkan aksi yang inklusif
Konsolidasi tersebut digelar untuk menampung keresahan masyarakat sekaligus merumuskan strategi pelaksanaan demonstrasi. BEM UI ingin memastikan aksi tidak hanya diisi orasi, tetapi juga menyediakan ruang partisipasi yang inklusif dan aman bagi masyarakat dari berbagai latar belakang.
Namora menjelaskan, mahasiswa dan elemen masyarakat yang terlibat akan membahas berbagai rencana kegiatan agar titik aksi dapat menjadi ruang bersama untuk menyampaikan aspirasi.
“Kita akan merembukkan rencana-rencana bagaimana cara menjadikan titik aksi sebagai ruang untuk rakyat. Jadi dia tuh tidak terpusat dan tidak ada penokohan,” jelasnya.
Selain membahas pelaksanaan aksi, konsolidasi juga menyoroti langkah lanjutan yang akan ditempuh apabila pemerintah tidak memberikan respons substantif terhadap tuntutan masyarakat.
Baca Juga: Selamat Hari Sumpah Pemuda Ke-98, Ini Tema, Link Logo Resmi & Ucapan Patriotik
Lima tuntutan demo BEM UI
Dalam demonstrasi #IndonesiaSadar, BEM UI akan menyampaikan lima tuntutan yang mencakup sejumlah persoalan nasional, mulai dari lingkungan hingga demokrasi.
Berikut lima isu utama yang menjadi perhatian aliansi mahasiswa:
1. Lingkungan: penanganan kebakaran hutan dan lahan serta pemulihan ekosistem.
2. Ekonomi: pembenahan kebijakan ekonomi dan pengurangan ketimpangan sosial.
3. Pendidikan: penurunan biaya pendidikan dan perbaikan sistem pendidikan.
4. Reformasi hukum dan tata kelola pemerintahan: pemberantasan korupsi serta pembenahan penyelenggaraan negara.
5. HAM dan demokrasi: perlindungan hak asasi manusia dan ruang sipil.
Namora menyebut, aksi lanjutan hingga bentuk pembangkangan sipil atau *civil disobedience* menjadi salah satu kemungkinan yang dibahas untuk mengawal tuntutan tersebut.
Ia mengatakan, mahasiswa mempertimbangkan kemungkinan pemerintah hanya memberikan jawaban normatif tanpa menyelesaikan persoalan yang disampaikan masyarakat.
Karena itu, menurut Namora, konsolidasi diperlukan untuk menyepakati langkah yang akan diambil setelah demonstrasi.
Baca Juga: Nataru 2026-2027 Diusulkan Ada WFA, Cek Jadwal Tanggal Merah & Cuti Bersama Desember
BEM UI kritik kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran
BEM UI juga menyampaikan kritik terhadap kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang mendekati dua tahun masa pemerintahan.
Namora menilai sejumlah janji kampanye pemerintah, terutama yang berkaitan dengan penciptaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi, belum terpenuhi sebagaimana yang diharapkan.
Kritik tersebut menjadi salah satu latar belakang penyelenggaraan aksi #IndonesiaSadar, bersama berbagai persoalan lain yang tercakup dalam lima tuntutan mahasiswa.
Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, pihak kepolisian masih membahas rencana demonstrasi tersebut.
“Mohon waktu, lagi dibahas,” ujar Budi melalui pesan singkat, Selasa (27/10/2026).
Hingga informasi ini disusun, belum ada keterangan lebih lanjut dari kepolisian mengenai pengaturan pengamanan dan rekayasa lalu lintas di sekitar Bundaran HI selama demonstrasi berlangsung.
Sumber: https://megapolitan.kompas.com/read/2026/10/27/17324421/demo-bem-ui-28-oktober-di-bundaran-hi-tak-hanya-libatkan-mahasiswa?source=terpopuler.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














