kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Beredar nama calon pengganti Gubernur BI, ini kata pengusaha


Senin, 29 Januari 2018 / 20:27 WIB
Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Dessy Rosalina

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tak hanya Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo yang akan memasuki masa purna tugas, Gubernur BI Agus Martowardojo juga akan mengakhiri masa purna tugas di Mei 2018 nanti.

Informasi yang diterima KONTAN, Mantan Menteri Keuangan Chatib Basri dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Bambang Brodjonegoro yang akan menjadi calon pengganti Agus.

Wakil Ketua Umum Apindo Shinta Widjaja Kamdani menilai, nama-nama tersebut merupakan orang yang memiliki kinerja baik. Dia berharap, kinerja Dewan Gubernur BI yang baru nanti, bisa lebih baik lagi.

"Background-nya sudah sama (antara Chatib dan Bambang). Pak Chatib mungkin lebih banyak unsur ekonominya kuat. Yang penting itu melanjutkan program yang sudah ada," ujar Shinta di Gedung Permata Kuningan, Jakarta, Senin (29/1). 

Namun, Shinta mengakui, ada beberapa kebijakan bank sentral saat ini yang dirasa kurang tepat. Misalnya, kebijakan mengenai Gerbang Pembayaran Nasional atau National Payment Gateway (NPG). Sebab, kebijakan ini dinilainya menyulitkan investor asing. 

"Seperti kemarin case visa dan master card itu menjadi isu yang sangat besar," jelasnya. Makanya, Shinta berharap kebijakan BI ke depan juga bisa ramah untuk dunia usaha.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×